Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DANIIL Medvedev dan Jannik Sinner akan berhadapan di final putra Australia Terbuka 2023, Minggu (28/1), saat pengukir trofi siap menuliskan nama baru.
Sejak Stan Wawrinka memenangi satu-satunya gelar di Melbourne pada 2014, Novak Djokovic telah meraih enam trofi, Roger Federer memenangi dua trofi dan Rafael Nadal membawa pulang satu trofi.
Namun, kekalahan mengejutkan Djokovic dari Sinner dalam empat set pada Jumat (26/1) telah mengakhiri era tersebut secara tiba-tiba, setidaknya untuk sementara.
Sinner, yang mampu menahan perlawanan dari juara Australia Terbuka 10 kali itu untuk mencapai final grand slam pertamanya, melaju dengan tenang melalui lawan-lawannya di Melbourne dan tidak kehilangan satu set pun hingga semifinal.
Baca juga: Kalahkan Zheng Qinwen, Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Australia Terbuka
Ia tampil sangat mengesankan dalam servisnya, ia tidak menghadapi break point melawan unggulan teratas asal Serbia itu dan hanya dipatahkan dua kali dalam 88 servis game di Melbourne.
Sinner yakin dapat memberikan pengaruh di turnamen major dengan didorong oleh penampilan akhir tahun yang mengesankan ketika ia mengalahkan Djokovic dua kali.
"Sejujurnya saya benar-benar santai," kata Sinner seperti dilansir dari Antara.
"Saya hanya berusaha bekerja sekeras mungkin dan dalam pikiran saya, saya merasa kerja keras selalu terbayar, dan kami bekerja sangat keras untuk impian kami."
"Kalau ini bisa terjadi, baguslah. Kalau tidak, saya berikan 100 persen, sisanya saya tidak bisa kendalikan," ujar petenis berusia 22 tahun itu.
Unggulan keempat tersebut akan menjadi juara putra termuda di Melbourne sejak 2008, ketika Djokovic memenangi grand slam pertamanya pada usia 20 tahun.
Final di Rod Laver Arena akan mempertemukan dua petenis paling konsisten di tur, sejak awal musim 2023, Medvedev dan Sinner telah memenangi lebih banyak pertandingan dibandingkan petenis yang lain.
Unggulan ketiga asal Rusia itu berupaya memenangi grand slam keduanya di final Australia Terbuka ketiganya, ia dikalahkan oleh Djokovic pada 2021 dan oleh Nadal pada tahun berikutnya.
Namun, jalannya menuju final sangat berbeda dengan Sinner. Dia menghabiskan 20,5 jam di lapangan, hampir enam jam lebih lama dibandingkan Sinner.
Medvedev telah memainkan tiga pertandingan lima set yang melelahkan, bangkit dari ketertinggalan dua set untuk memenangkan dua set, termasuk melawan Alexander Zverev di semifinal. "Saya lebih kuat dibandingkan sebelum turnamen ini karena sekarang saya tahu bahwa saya mampu melakukan beberapa hal, yang mungkin saya pikir saya tidak mampu," kata Juara Amerika Serikat Terbuka 2021 itu.
Baca juga: Drama Lima Set Bawa Medvedev ke Final Australia Terbuka
Medvedev, yang memainkan final major keenamnya, memimpin catatan head-to-head menang kalah 6-3 atas Sinner, namun petenis Italia itu telah memenangi tiga pertemuan terakhir, termasuk di ATP Finals pada November.
Petenis berusia 27 tahun Medvedev berharap pengalamannya akan membantunya melewati batas, meskipun ia mengakui lawannya telah meningkatkan permainannya ke level yang berbeda.
"Saya tidak tahu bagaimana jadinya Jannik nanti, tapi saya sendiri, saya punya pengalaman ini. Saya akan mencoba yang terbaik. Saya akan berjuang untuk hidup saya, dan mari kita lihat siapa yang menang," ujar Medvedev. (Z-6)
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Nick Kyrgios sebelumnya sempat ditawari untuk menerima wildcard nomor tunggal.
Williams selanjutnya akan bertolak ke Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka dengan status wildcard.
DANIIL Medvedev mengakui posisinya sebagai kuda hitam di Australia Terbuka, tetapi menegaskan performanya saat ini membuatnya sulit ditaklukkan.
Daniil Medvedev hanya membutuhkan waktu 70 menit untuk menyudahi perlawanan Marton Fucsovics dengan skor akhir 6-2 dan 6-3 di putaran pertama Brisbane International.
Daniil Medvedev, yang kini menempati peringkat 14 dunia, terakhir kali juara pada Mei 2023 di Roma.
Daniil Medvedev harus berjuang keras melawan Learner Tien, pulih dari kram di akhir set kedua untuk mengalahkan petenis muda asal Amerika Serikat (AS) itu 7-6 (6), 6-7 (1), dan 6-4.
Daniil Medvedev lolos ke semifinal ke-60 di level tur sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Juni di Halle.
Daniil Medvedev mengalahkan Alejandro Davidovich Fokina 6-3 dan 6-3 di Beijing, memastikan tempatnya di perempat final ketiga berturut-turut di Tiongkok Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved