Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, yang berjuluk The Daddies, mengatakan kunci kemenangan 21-18 dan 21-15 atas pasangan Jepang Akira Koga/Taichi Saito di babak 32 besar Malaysia Terbuka di Lapangan 2 Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (10/1), adalah kesabaran.
Hendra mengatakan ia dan Ahsan memilih bermain sabar karena lawan, yang merupakan peringkat 14 ganda putra dunia itu, saat ini, memiliki senjata-senjata mematikan di permainan mereka.
"Kami lebih banyak bermain sabar, mengadu dulu pukulan, ketika saat yang tepat baru menyerang. Mereka kan tidak mudah dimatikan," kata Hendra, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Rabu (10/1).
Baca juga: Ini Motivasi Gregoria Sukses Lakukan Comeback di Malaysia Terbuka
Hendra menambahkan kemenangan ini juga berkat dirinya dan Ahsan mengambil waktu liburan untuk mempersiapkan jauh-jauh hari dengan baik Malaysia Terbuka 2024.
"Ada kurang lebih tiga pekan persiapan ke sini, sebelumnya kami ada jeda untuk liburan agar kondisi fresh kembali," kata pebulu tangkis berusia 39 tahun itu.
Hal senada juga dikatakan Ahsan yang menyebut waktu liburan digunakan meningkatkan skill dan fisik agar tidak kewalahan melawan lawan kuat yang menurutnya semakin lama banyak bermunculan.
Baca juga: Malaysia Terbuka 2024, Dejan/Gloria Lanjut, Rinov/Pitha Terhenti
"Di jeda turnamen kemarin, saya fokus meningkatkan tenaga agar tidak kewalahan saat bertanding apalagi sekarang lawan semakin kuat, semakin tidak mudah," kata Ahsan.
Dengan hasil ini, The Daddies akan berhadapan dengan pasangan Tiongkok He Ji Ting/Ren Xiang Yu, yang baru saja memenangi duel senegara melawan Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi 21-19 dan 21-15 di Lapangan 3 Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. (Ant/Z-1)
Sabar/Reza dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final Malaysia Terbuka.
Sebanyak lima wakil Indonesia akan turun berlaga di babak perempat final Malaysia Terbuka yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (9/1).
Laga sengit di Malaysia Terbuka dijadwalkan mulai bergulir pada pukul 11.20 WIB, diawali oleh penampilan Ana/Trias di Lapangan 1 dan Jonatan Christie di Lapangan 2 secara bersamaan.
Pada hari pembuka kemarin, Indonesia, yang hanya diwakili pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, belum berhasil memetik hasil positif.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga Sabar/Reza menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Febriana menyebut seluruh program latihan telah dicoba diterapkan di pertandingan meski konsistensi fokus masih menjadi pekerjaan rumah utama.
FINAL Australia Terbuka 2025 di nomor ganda putra saling mempertemukan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Quaycenter Sydney, Minggu (23/11).
GANDA putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terus menyempurnakan pola permainan terbaik mereka setelah menembus babak 16 besar Hylo Open 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved