Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH tim bulu tangkis Indonesia di ajang BWF World Tour Super 1000 Malaysia Terbuka 2026 terus berlanjut. Sebanyak lima wakil Merah Putih akan turun berlaga di babak perempat final yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (9/1). Persaingan dipastikan memuncak mengingat fase delapan besar ini mulai mempertemukan para pemain unggulan.
Perjuangan Indonesia akan dibuka melalui sektor ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dijadwalkan menantang mantan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee.
Meski secara rekor pertemuan Ana/Trias tertinggal 0-1 dari kekalahan di Denmark Open 2025, pasangan muda ini sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.
Kepercayaan diri tersebut tidak lepas dari keberhasilan mereka menumbangkan ganda putri andalan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, di babak sebelumnya. Kemenangan itu merupakan yang pertama bagi Ana/Trias setelah selalu kalah dalam empat pertemuan sebelumnya.
Beralih ke sektor tunggal, Putri Kusuma Wardani harus bersiap menghadapi tembok besar di sesi sore. Ia akan menantang unggulan kedua asal Tiongkok, Wang Zhi Yi.
Rekor menunjukkan Putri belum pernah mencicipi kemenangan dari enam kali pertemuan melawan Wang sejak level junior. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangatnya.
Putri menegaskan tekadnya untuk terus mendobrak dominasi pemain papan atas dunia sebagai bagian dari proses peningkatan performanya.
Di nomor tunggal putra, Jonatan Christie akan berhadapan dengan pebulu tangkis ulet Jepang, Kodai Naraoka. Laga ini diprediksi akan menyuguhkan reli-reli panjang yang menguras fisik.
Kendati rekor pertemuan masih tertinggal 2-5, Jonatan memegang modal positif lewat kemenangan straight game dalam dua pertemuan terakhirnya dengan Naraoka.
Sektor ganda putra menjadi penutup rangkaian perjuangan Indonesia hari ini dengan dua laga krusial. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan bertemu lawan tangguh, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).
Fajar mengakui kecepatan dan kekuatan unggulan ketiga tersebut menjadi tantangan utama yang harus diwaspadai. Ia berharap dapat membalas kekalahan yang dialami pada fase grup BWF World Tour Finals 2025 lalu.
Terakhir, pasangan nonpelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani akan melakoni laga sarat gengsi melawan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Meski akan bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, Sabar/Reza memiliki catatan impresif dengan memenangkan empat dari lima pertemuan melawan Aaron/Soh.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved