Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyebut kekalahan 16-21 dan 10-21 dari pasangan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di babak 32 besar Malaysia Terbuka adalah karena banyak melakukan kesalahan sendiri.
Menurut Daniel, banyaknya kesalahan sendiri yang ia dan Leo lakukan pada pertandingan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (9/1), membuat lawan bermain semakin percaya diri dan akhirnya memetik kemenangan.
Padahal, pada pertandingan itu, Leo/Daniel sempat tampil apik dan menutup interval gim pertama dengan skor 11-7 sebelum kemudian keadaan berbalik untuk keunggulan Kim/Anders 21-16.
Baca juga: Tersingkir dari Malaysia Terbuka, Jojo Akui Bermain Kurang Tenang
"Sebenarnya, secara permainan, tidak ada perbedaan dari beberapa pertemuan sebelumnya. Hanya hari ini kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Setelah sempat unggul, kami tersusul. Mereka jadi lebih percaya diri sementara kami balik tertekan," jelas Daniel, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Selasa (9/1).
Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu pun mengaku kekalahan dari pasangan ganda putra nomor lima dunia tersebut akan ia dan Leo jadikan sebagai pelajaran untuk menatap turnamen-turnamen berikutnya.
"Ini pelajaran buat kami ke depan bagaimana keluar dari situasi seperti ini," kata Daniel.
Baca juga: Putri KW Sebut Salah Strategi Sebabkan Dirinya Tersingkir dari Malaysia Terbuka
Sementara itu, Leo menambahkan, kekalahan dari Kim/Anders juga karena lawan mereka mengubah pola permainan dengan memainkan tempo saat keadaan tertinggal.
"Lawan bermain bagus hari ini. Start awal kami sudah cukup enak tapi ketika mereka mengubah pola dengan memainkan tempo, kami jadi kesulitan. Itu juga terjadi di gim kedua," pungkas Leo. (Ant/Z-1)
Sabar/Reza dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final Malaysia Terbuka.
Sebanyak lima wakil Indonesia akan turun berlaga di babak perempat final Malaysia Terbuka yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (9/1).
Laga sengit di Malaysia Terbuka dijadwalkan mulai bergulir pada pukul 11.20 WIB, diawali oleh penampilan Ana/Trias di Lapangan 1 dan Jonatan Christie di Lapangan 2 secara bersamaan.
Pada hari pembuka kemarin, Indonesia, yang hanya diwakili pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, belum berhasil memetik hasil positif.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga Sabar/Reza menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Febriana menyebut seluruh program latihan telah dicoba diterapkan di pertandingan meski konsistensi fokus masih menjadi pekerjaan rumah utama.
FINAL Australia Terbuka 2025 di nomor ganda putra saling mempertemukan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Quaycenter Sydney, Minggu (23/11).
GANDA putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terus menyempurnakan pola permainan terbaik mereka setelah menembus babak 16 besar Hylo Open 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved