Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia merefleksikan perjalanan dan dinamikanya saat mengarungi MotoGP musim 2023 melalui film dokumenter pendek bertajuk BACK2BACKgnaia: Ducati and Pecco's Intense Showdown to MotoGP Glory. Film dokumenter tersebut bisa diakses di saluran YouTube resmi Ducati dan Pecco Bagnaia.
Bagnaia, dalam keterangan resmi Ducati Corse, Selasa (2/1), mengatakan film dokumenter tersebut menyajikan perjuangan di balik layar sebelum ia mengikuti balapan final sekaligus penentuan gelar juara dunia MotoGP 2023 di Valencia, Spanyol, November lalu.
"Akhir pekan di Valencia benar-benar emosional dan sungguh luar biasa untuk menghidupkannya kembali setelah hampir sebulan melalui video ini," kata Bagnaia.
Baca juga: Cek Jadwal MotoGP 2024. Kapan Giliran Mandalika?
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengungkapkan, bila dibandingkan dengan 2022, kala dia pertama kali meraih gelar juara dunia, pada tahun berikutnya, ia dan tim harus berusaha lebih ekstra.
"Kami benar-benar harus berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan gelar juara dunia, dan memenangkan final untuk meraihnya sungguh luar biasa," ujar dia.
Dari pertarungan head-to-head yang ketat dengan sesama pembalap Ducati Jorge Martin (Pramac Racing Team), kemenangan, dokumenter ini kemudian diakhiri dengan cuplikan selebrasi yang memberikan pengalaman unik dan dekat dengan penggemar.
Baca juga: Fabio Quartararo Ungkap Cara Atasi Masa-masa Sulit di Yamaha
"Sungguh membesarkan hati karena bisa mendengar suara dan reaksi dari mereka yang dekat dengan saya dan mengalami musim yang intens ini bersama saya," kata Bagnaia.
"Saya harap semua penggemar yang menonton video ini dapat bersemangat dan merasa lebih dekat dengan kami! Terima kasih kepada semua Ducatisti dan penggemar saya yang sudah selalu mendukung!" ujarnya.
Diproduksi oleh AM_Media dan berdurasi sekitar 15 menit, film dokumenter ini juga akan tersedia di saluran resmi MotoGP dan Sky Sport MotoGP dan akan didistribusikan ke stasiun televisi internasional besar.
Sementara itu, uji coba pertama untuk MotoGP 2024 sudah digelar beberapa waktu setelah balapan penutup musim di Valencia.
Kemudian, uji coba MotoGP 2024 kedua akan digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari. Musim mendatang pun akan dibuka dengan putaran pertama di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar, pada 8-11 Maret. (Ant/Z-1)
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Francesco Bagnaia mengaku proses adaptasinya dengan motor terbaru, Desmosedici GP26, berjalan sangat mulus dan memberikan sinyal positif bagi tim Ducati Lenovo.
Francesco Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan DNA baru Ducati GP26 dibanding GP25. Simak hasil tes pramusim Buriram dan persiapan Pecco hadapi MotoGP 2026.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved