Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia Berkeras untuk ikut berkompetisi di balapan kandangnya yakni Moto GP San Marino di Sirkuit Misano, Italia, akhir pekan ini. Ia memaksa untuk terjun meksi cederanya belum sepenuhnya pulih.
"Saya akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Sirkuit Misano hari ini. Jika hasilnya seperti yang saya harapkan dan para dokter memberi izin, saya bisa kembali ke trek pada Jumat (8/9) untuk latihan pertama di Grand Prix kandang saya," ujar Bagnaia, melalui keterangan resmi Ducati Corse, Kamis (7/9).
GP San Marino adalah agenda yang spesial bagi Bagnaia. Itu adalah rumah bagi dirinya dan juga motor yang ditungganginya, Ducati.
Baca juga: Binder Bertahan di Red Bull KTM Hingga 2026
"Oleh karena itu, saya akan melakukan yang terbaik untuk bisa balapan pada Sabtu (9/9) dan Minggu (10/9)," imbuhnya.
Sebelumnya, pada GP Catalunya, Spanyol, Bagnaia terjatuh setelah mengalami high side. Ia yang tengah berada di posisi terdepan kemudian terlindas di bagian kaki oleh Brad Binder. Untungnya, ia tidak mengalami luka yang parah. (Ant/Z-11)
Baca juga: Bezzechi Putuskan Bertahan di Mooney VR46 di Musim 2024
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved