Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum KONI Marciano Norman melantik dan mengukuhkan Syarif Bastaman sebagai Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi), Selasa (11/4). Pada saat yang sama, Marciano juga mengukuhkan jajaran Syarif. Pengurus baru Gabsi akan bekerja hingga 2026.
“Saya ucapkan selamat datang dan selamat berkarya kepada Bapak Syarif Bastaman dan jajaran menjadi pengurus Gabsi periode 2022-2026. Semoga di bawah pimpinan bapak Syarif Bastaman cabang olahraga bridge akan menghadirkan prestasi tinggi untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," kata Marciano dalam keterangan resminya.
Marciano juga tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada Ketum Gabsi sebelumnya yang dijabat Miranda Goeltom. Gabsi saat dipimpin Miranda pernah membawa Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Bridge tingkat Asia bertajuk ‘4th Asia cup Bridge Championships’ pada Oktober 2022. Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah yang sukses, juga berhasil gelar juara umum.
Baca juga: Tim Bridge Indonesia Raih Medali Emas
“Dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Gabsi di masa bakti sebelumnya, Indonesia juga telah menunjukkan prestasinya di dalam kejuaraan internasional. Saya berharap Pak Syarif Bastaman bersama dengan jajaran pengurusnya juga akan meneruskan prestasi demi prestasi untuk membuat Indonesia bangga," kata Marciano.
Sementara Syarif seusai dilantik mengatakan hal senada seperti Marciano. Dia menambahkan jika banyak masyarakat di Tanah Air jadi atlet bridge, bisa dipastikan Indonesia akan tumbuh menjadi negara maju.
"Negara maju Amerika Serikat tercatat 80 juta warganya bermain bridge. Sedangkan Indonesia baru tercatat 10 ribu orang dari populasi jumlah penduduk 270 juta orang yang bermain bridge. Ini jadi tantangan tersendiri bagi kepengurudan Gabsi di bawah kepemimpinan saya. Saya harus kejar dengan menghadirkan sejumlah liga mulai liga antarklub, mahasiswa dan pelajar sehingga semakin banyak terlibat orang bermain bridge," tutur Syarif.
Baca juga: Indonesia Raih Tiket ke Kejuaraan Dunia Bridge
Syarif mengatakan akan mempersiapkan atlet-atletnya untuk terjun ke kejuaraan Asia dan jika berhasil akan menuju kejuaraan dunia. “Tahun ini kita ada dua event besar, yang pertama adalah APBF (Asia Pacific Bridge Federation) Championship pada Juni di Hong Kong. Kalau itu kita bisa menjadi juara maka kita berhak untuk mengikuti kejuaraan dunia tahun ini juga yang tentu kami sangat berharap bisa ikut serta,” jelas Syarif. (Z-6)
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
KONI Sulut mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera mengirimkan surat resmi sebagai tanda keseriusan membangun kerja sama.
KONI Pusat memberikan apresiasi terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang diketuai Peter Layardi Lay.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved