Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

KONI Apresiasi Kesolidan PB PTMSI Lakukan Pembinaan

Dhika Kusuma Winata
05/2/2026 21:10
KONI Apresiasi Kesolidan PB PTMSI Lakukan Pembinaan
Pembukaan Munas PB PTMSI(Dok PB PTMSI )

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat memberikan apresiasi terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang diketuai Peter Layardi Lay dan jajarannya serta seluruh pengurus provinsi (pengprov) PTMSI. KONI menilai PTMSI penuh semangat berupaya untuk tetap mempertahankan organisasi dan pembinaan di tengah dinamika. 

Selain soal organisasi, PB PTMSI juga diapresiasi karena terus melakukan pembinaan atlet. Hal itu dikatakan Wakil  Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno pada pembukan Musyawarah Nasional (Munas) PB PTMSI di Jakarta, Kamis (5/2). 

“Atas nama KONI Pusat saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tulus atas kepengurusan Pak Peter Layardi Lay dan kawan-kawan pada masa bakti yang lalu sudah sedemikian luar biasa melakukan pembinaan organisasi maupun pembinaan atlet di tengah-tengah dinamika organisasi yang masih belum selesai," kata Suwarno.

"Padahal, sudah ada keputusan inkrah dari Mahkamah Agung yang menyatakan PB PTMSI sebagai satu-satunya organisasi sah tenis meja di Indonesia,” tambahnya.

KONI mengapresiasi meski terjadi dinamika, agenda-agenda organisasi dan gelaran kompetisi seperti Liga Silatama, Liga Silataruna, dan kejuaraan PTMSI Bersatu Cup bisa terselenggara.

“Kemudian pada pelaksanaan PON xi Aceh dan Sumatra Utara dengan segala macam dinamikanya, PB PTMSI mampu ikut serta berkontribusi menyelenggarakan pertandingan dengan lancar dan tidak ada kendala. Ini juga merupakan suatu apresiasi yang luar biasa,” ujar Suwarno.

Dia mewanti-wanti agar Munas dalam pemilihan ketua umum dilaksanakan sesuai dengan tata aturan yang berlaku supaya tidak ada masalah ke depannya.

Suwarno menyatakan KONI Pusat tidak mengenal dualisme organisasi. Untuk tenis meja, KONI Pusat menegaskan hanya mengakui PB PTMSI.

Selain itu, kata Suwarno, KONI Pusat pun tidak campur tangan karena urusan pemilihan pimpinan organisasi olahraga merupakan ranah internal. 

“Secara hukum juga sudah selesai. Apalagi ini sudah melalui satu dinamika proses hukum dan inkrah di tingkat Mahkamah Agung. Sudah kurang apa lagi? Nah, harapannya dengan sudah ada keputusan dari Mahkamah Agung, pihak-pihak lain supaya ikut menghormati keputusan yang harus kita junjung, kita hormati bersama," ungkapnya.

Munas PB PTMSI akan berlangsung pada 5-6 Februari 2026. Agenda utama munas ialah memilih ketua umum periode 2026-2030. Dari penjaringan bakal calon, hanya muncul satu kandidat yaitu petahana Peter Layardi. (Dhk/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik