Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ARYNA Sabalenka mengatakan gelar Grand Slam pertamanya di Australia Terbuka, bulan lalu, menjadi pemicu semangatnya untuk meraih lebih banyak kesuksesan dan trofi untuk lemari kacanya.
Petenis peringkat dua dunia itu belum terkalahkan sejauh ini pada 2023, setelah memenangi dua turnamen yang ia ikuti dengan catatan sempurna 11-0.
Sabalenka akan mempertaruhkan rentetan kemenangan itu di Dubai pada pekan ini, saat ia akan kembali bertarung di lapangan untuk pertama kalinya sejak mengangkat trofi di Melbourne menyusul kemenangan atas Elena Rybakina, tiga pekan lalu.
Baca juga: Menang di Qatar, Swiatek Semakin Percaya Diri Tatap Musim 2023
Petenis 24 tahun dari Belarus itu mengakui perlu waktu menyadari dirinya telah menjadi seorang juara Grand Slam tapi tidak ingin mengendurkan semangatnya.
"Saya tidak mempercayainya pada awalnya. Kemudian pada pekan berikutnya saya seperti, 'Ya, Tuhanku, aku melakukannya. Yes, ini terjadi'," kata Sabalenka di Dubai, seperti dikutip AFP, Minggu (19/2).
"Di benak saya, saya berkata, 'Wow, ini benar-benar terjadi'. Sangat luar biasa. Sekarang saya memiliki motivasi lebih besar untuk bekerja keras, untuk merasakan hal itu lagi," lanjutnya.
Sabalenka akan mengawali perjuangannya di UEA dengan melawan Jil Teichmann asal Swiss atau Anastasia Potapova dari Rusia pada putaran kedua.
"Tahun ini berbeda karena mereka mengubah bolanya," kata Sabalenka, yang merasa peluangnya bagus di turnamen WTA 1000 itu.
"Permukaannya baru. Berbeda dari tahun lalu. Tahun lalu sangat cepat. Bolanya melesat."
"Sekarang, saya merasa saya punya lebih banyak peluang untuk tampil bagus di turnamen ini karena perubahan-perubahan tersebut," imbuhnya.
Sabalenka yakin dengan fokus pada dirinya dan mengesampingkan suara-suara dari luar adalah kunci kesuksesannya di Australia dan ia ingin menerapkan itu ke depannya.
Dia menekankan bahwa tidak banyak hal yang berubah setelah ia meraih kesuksesan perdananya di turnamen mayor.
"Saya masih harus bekerja keras. Saya masih harus membuktikan setiap kali di lapangan bahwa saya berada di tempat yang tepat. Tidak banyak yang berubah," kata Sabalenka.
Turnamen ATP 500 di Dubai akan berlangsung pada 19-25 Februari dengan peringkat satu dunia Iga Swiatek menjadi unggulan pertama. (Ant/OL-1)
Aldila Sutjiadi dan Christopher Rungkat merupakan ganda campuran tersukses Indonesia dalam satu dekade terakhir dengan koleksi hattrick medali emas SEA serta medali emas Asian Games 2018.
LANGKAH petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, di nomor ganda putri Australia Terbuka 2026 harus terhenti lebih awal, di tangan pasangan tuan rumah.
Tampil di Rod Laver Arena, Emma Raducanu menyerah dua set langsung dengan skor 7-6 (7-3) dan 6-2 dari Anastasia Potapova.
Jannik Sinner melaju ke putaran kedua Australia Terbuka usai lawannya, Hugo Gaston, mundur karena cedera.
Naomi Osaka membutuhkan waktu 2 jam 22 menit untuk mengamankan kemenangan atas Antonia Ruzic lewat laga tiga set, 6-3, 3-6, dan 6-4 di putaran pertama Australia Terbuka.
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
UNGGULAN utama sekaligus petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, terus menunjukkan dominasinya di Australia Terbuka 2026.
Unggulan teratas sektor putri di Australia Terbuka 2026, Aryna Sabalenka, mengawali langkah dengan meyakinkan. Ia meraih kemenangan straight set pada babak pertama.
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved