Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Carlos Alcaraz Garfia terus berjuang untuk merebut kembali tahtanya sebagai petenis nomor satu dunia yang dicuri Novak Djokovic (Serbia) pada akhir Januari lalu.
Tekad besar Alcaraz untuk dapat kembali menjadi petenis nomor satu dunia dibuktikannya dengan sukses mencapai semifinal pertama pada musim ini di Argentina Terbuka 2023.
Kembali setelah absen panjang akibat cedera perut dan hamstring, Alcaraz terus bekerja mengumpulkan pundi-pundi poin. Melaju ke semifinal Argentina Terbuka 2023, membuat Petenis Spanyol itu kian dekat dengan Djokovic di puncak klasemen peringkat, saat ini hanya berselisih 750 poin.
"Saya benar-benar solid di dalam lapangan. Pertandingan kedua saya tahun ini dan saya sangat senang dengan penampilan saya," ucap Alcaraz setelah kemenangannya di perempat final Argentina Terbuka, dikutip dari ATP, Sabtu (18/2).
Dengan Novak Djokovic yang belum diketahui kapan akan kembali berkompetisi setelah memenangkan Australia Terbuka, kondisi ini tentu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Alcaraz untuk terus mengumpulkan poin demi merebut kembali status petenis nomor satu dunia.
"Saya telah berkompetisi dengan sangat baik, saya telah bermain di level yang hebat, tetapi saya belum puas dan ingin terus berkembang di pertandingan semifinal," tuturnya.
Baca juga: Carlos Alcaraz Tampil Gemilang Setelah Absen 4 Bulan
Pada aksinya di Argentina, Alcaraz berhasil merebut tiket empat besar dengan menumbangkan petenis Serbia Dusan Lajovic pada Sabtu (18/2). Petenis berusia 19 tahun itu memetik kemenangan dengan dua gim langsung 6-4 dan 6-2.
Dengan Alcaraz yang menunjukkan performa terbaik di Argentina, bukan tidak mungkin juara Amerika Serikat Terbuka 2022 itu dapat merebut gelar juara di Argentina.
Jika Alcaraz berhasil mengangkat trofi juara di Argentina, dia akan memiliki 6.480 poin pada pekan depan dan hanya berjarak 590 poin dari Djokovic di klasemen peringkat. (ATP/OL-5)
Gelar tersebut merupakan gelar ketujuh bagi petenis Spanyol berusia 19 tahun itu dan merupakan yang pertama sejak menjuarai Amerika Serikat (AS) Terbuka, September lalu.
Di laga final pada Minggu (19/2), Alcaraz akan berhadapan dengan petenis Britania Raya Cameron Norrie.
Sebelum berkompetisi pekan ini, Alcaraz tidak memainkan satu pertandingan pun sejak Paris Masters tahun lalu karena cedera otot yang dia alami.
Petenis nomor dua dunia itu sempat mengalami cedera sejak November 2022, yang mengakibatkan dirinya harus absen dari pertandingan untuk masa pemulihan.
Petenis Spanyol berusia 19 tahun itu, pekan lalu, mengatakan dirinya terpaksa mundur dari turnamen Grand Slam pembuka tahun itu karena mengalami cedera lutut saat latihan.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved