Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic mengaku kecewa karena sang ayah tidak hadir di tepi lapangan untuk melihatnya memenangi Australia Terbuka, Minggu (29/1), menyusul kontroversi mengenai bendera Rusia.
Srdjan Djokovic absen dari tempat pendukung petenis Serbia itu untuk laga final melawan Stefanos Tsitsipas di Rod Laver Arena, saat Djokovic memenangi gelar Grand Slam ke-22 yang menyamai rekor.
Kursi di sebelah ibu Djokovic, yang biasa ditempati Srdjan, kosong.
Baca juga : Asa Novak Djokovic Raih Grand Slam ke-25 Kandas di Semifinal Australia Terbuka
"Kami berdua sepakat bahwa mungkin lebih baik dia tidak ada di sana," kata Djokovic setelah memenangi gelar Australia Terbuka ke-10, seperti disiarkan AFP.
"Itu sangat menyakitkan dia dan saya, karena ini adalah momen spesial dan unik yang tidak ada yang tahu akan terulang lagi."
"Itu tidak mudah baginya. Saya melihatnya setelah pertandingan dan dia tidak dalam kondisi terbaiknya. Dia senang memeluk saya, tapi saya bisa melihat dia agak sedih."
Baca juga : Kalahkan Rublev, Sinner Bertemu Djokovic di Semifinal Australia Terbuka
"Pada akhirnya kami memiliki akhir yang bahagia," lanjut petenis berusia 35 tahun itu.
Srdjan juga memutuskan untuk melewatkan semifinal setelah dia mendapat peringatan karena melanggar aturan, yang diminta oleh Ukraina, untuk tidak mengibarkan bendera Rusia di turnamen Grand Slam di Melbourne Park tersebut.
Sebuah video yang diunggah di akun YouTube pro-Rusia, Kamis (26/1), menunjukkan Srdjan berpose dengan seorang pria memegang bendera Rusia dengan wajah Presiden Vladimir Putin di atasnya.
Baca juga : Kalahkan Taylor Fritz, Djokovic Genggam Tiket Semifinal Australia Terbuka
Video itu diberi judul, "Ayah Novak Djokovic membuat pernyataan politik yang berani."
Djokovic kemudian membela ayahnya, dengan mengatakan telah terjadi 'salah tafsir' atas gambar-gambar itu, dan tidak ada maksud merugikan.
Duta Besar Ukraina untuk Australia, Vasyl Myroshnychenko, meminta agar tiket stadion Srdjan Djokovic dicabut. (Ant/OL-1)
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Australia Terbuka ke-13 kalinya secara beruntun, usai menaklukkan Victoria Mboko dan samai rekor Novak Djokovic.
LANGKAH Novak Djokovic untuk mengulang memori manis di Indian Wells 2026 harus terhenti secara dramatis. Ia dipanggil angkat koper oleh wakil Britania Raya, Jack Draper
Kemenangan atas Aleksandar Kovacevic memastikan tempat Novak Djokovic di putaran keempat turnamen Indian Wells untuk pertama kalinya sejak 2017.
Novak Djokovic menyingkirkan wakil AS Aleksandar Kovacevic dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Senin (10/3) waktu setempat.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved