Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Dunia Formula 1 (F1) tujuh kali, Lewis Hamilton, menyatakan dirinya sangat ingin menyalakan kembali rivalitasnya dengan Max Verstappen (Red Bull Racing). Serta, kembali bertarung untuk perebutan gelar juara F1.
Sayangnya, penampilan dominan Verstappen pada musim 2022, ditambah Hamilton yang kesulitan menemukan performa terbaik bersama Mercedes, mencegah kedua pembalap kembali bertarung untuk gelar seperti 2021.
Dapat melihat kembali persaingan sengit antara Verstappen dan Hamilton dalam perebutkan gelar musim ini, rasanya sulit terjadi. Mengingat, Verstappen saat ini memegang keunggulan terlampau jauh, yakni 152 poin, dari Hamilton pada klasemen sementara.
Baca juga: Bos Red Bull Puji Penampilan Tenang Verstappen di GP Belanda
"Saya sangat ingin kembali ke kondisi itu dan memiliki kesempatan untuk melawan Max (Verstappen), tetapi hari itu belum tiba," ujar Hamilton, Senin (9/5).
Gelaran F1 2022 dapat dikatakan sebagai musim yang buruk untuk Hamilton. Pembalap berusia 37 tahun itu tercatat belum pernah merebut podium tertinggi sepanjang musim ini.
Baca juga: Audi Siap Ramaikan Persaingan Formula 1 Mulai 2026
Meski rivalitasnya dengan Max Verstappen belum tercipta hingga saat ini, namun Hamilton yakin dirinya dan tim Mercedes akan kembali berhadapan dengan kondisi itu di masa mendatang.
"Tahun ini seperti naik rollercoaster. Tapi, mereka (tim Mercedes) terus termotivasi untuk lebih baik setiap tahun. Saya 1.000% percaya kami memiliki tim yang tepat," tutur.
"Saya berharap bisa naik kembali podium. Saya berharap untuk mendapatkan yang pertama (juara), tapi kami belum mendapatkannya sekarang," imbuh Hamilton.(OL-11)

Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
George Russell sukses meraih pole position di F1 GP Australia 2026. Simak drama kecelakaan Max Verstappen dan kejutan Kimi Antonelli dalam kualifikasi Melbourne di sini
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Menjelang seri kedua musim ini di Grand Prix Tiongkok di Shanghai akhir pekan ini, Norris mulai menunjukkan nada yang lebih optimistis.
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Di GP Australia, Minggu (8/3), duo pebalap Mercedes tampil tanpa cela. George Russell dan Kimi Antonelli finis satu-dua.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved