Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) membabat tiga medali pada nomor 100 meter putra Kejuaraan Dunia Atletik 2022.
Sprinter Fred Kerley tampil sebagai juara menyabet emas dengan catatan waktu 9,86 detik pada final di Stadion Hayward Field, Oregon, Sabtu (16/7) waktu setempat.
Di tempat kedua, sprinter AS lainnya Marvin Bracy-Williams membukukan 9,88 detik dan meraih perak. Trayvon Bromell yang mencatatkan waktu sama dengan Bracy-Williams menyabet perunggu.
Baca juga : Ungguli Fraser-Pryce, Shericka Jackson Juara Dunia Lari Nomor 200 Meter Putri
"Kami mengatakan kami akan melakukannya dan kami melakukannya! Saya tidak tahu (keluar sebagai juara) sampai saya melihat ke atas dan melihat papan jam dengan nama saya Fred Kerley di atasnya," ucap Kerley.
Sapu bersih medali di nomor 100 meter putra ini menjadi yang ketiga kali bagi Amerika Serikat setelah Kejuaraan Dunia 1983 dan 1991.
Pada 1991 Carl Lewis, Leroy Burrell, dan Dennis Mitchell juga melakukannya di Tokyo.
Baca juga : Harris Horatius Sabet Emas di Kejuaraan Dunia Wushu AS
AS pada kejuaraan tahun ini mendominasi lantaran meloloskan setengah dari total delapan finalis. Atlet Amerika lainnya yang juga tampil di final yakni juara bertahan Christian Coleman. Namun, dia hanya finis di urutan keenam dengan catatan waktu 10,01 detik.
"Luar biasa bisa berada sejajar di antara pelari hebat yang mereka melakukannya pada 1991 dan kami melakukannya pada 2022. Ini adalah sejarah, menjadi bagian dari sesuatu yang hanya terjadi tiga kali berarti sangat besar untuk saya," kata Bracy-Williams.
Bagi Kerley, gelar juara dunia ini menjadi momen terbaiknya setelah memutuskan pindah dari nomor 400 meter ke 100 meter.
Baca juga : Tim Perahu Naga Rebut Medali Emas Asian Games 2022
Sejak awal 2021, dia berganti nomor dan langsung menyabet medali perak di Olimpiade Tokyo. Di Kejuaraan Dunia ini, dia tampil mendominasi dengan mencatatkan 9,76 detik di babak semifinal.
"Itu sangat berarti dan saya telah melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh banyak pelari di 400 meter. Saya tahu ini membuka banyak pintu bagi saya. Masa depan cerah bagi saya," ujar Kerley.
Adapun peringkat keempat diduduki pelari Oblique Seville (Jamaika) dengan 9,97 detik disusul Akani Simbini (Afrika Selatan) dengan 10,01 detik.
Baca juga : Lengkap! Klasemen Asian Games 2022 Hangzhou dan Jadwal Tanding Kontingen Indonesia
Di tempat ketujuh ada Abdul Hakim Sani Brown (Jepang) dengan 10,06 detik dan Aaron Brown (Kanada) di urutan kedelapan yang membukukan 10,07 detik. (AFP/Dhk/OL-09)
Masalah utama yang sering dihadapi pelari urban adalah sepatu yang cepat rusak, hilangnya daya responsif, serta rasa cepat lelah akibat penggunaan rutin.
Para pelari disarankan agar rutin mendeteksi masalah jantung, seperti keberadaan plak, sedini mungkin.
Pelari dari berbagai daerah di Indonesia kembali meramaikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) RUN 2025, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng)
Mendoan Lover GBK menawarkan menu utama tempe mendoan serta pecel.
Lebih dari 6.000 peserta tercatat mengikuti virtual race di kategori 21K Race yang telah dimulai sejak 23 Juli hingga 24 Agustus 2025.
Salah satu event trail paling ikonik di Indonesia, BDG100 Ultra baru saja rampung digelar di bentang alam pegunungan Bandung Barat, Utara hingga Timur.
Iran berduka atas gugurnya Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi militer dalam serangan AS-Israel. Presiden Pezeshkian sebut ini deklarasi perang terbuka.
ALIANSI Penyelenggara Haji dan Umrah Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) menyatakan belum ada keputusan resmi penundaan keberangkatan jamaah umrah setelah konflik di Timur Tengah antara Iran, AS
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer negaranya akan terus berlangsung dengan kekuatan penuh.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos tunjukkan hanya 25% warga AS dukung serangan ke Iran. Risiko lonjakan harga BBM dan korban jiwa tentara jadi ancaman bagi posisi Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved