Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL jajak pendapat terbaru yang dirilis Reuters/Ipsos menunjukkan rendahnya dukungan publik Amerika Serikat (AS) terhadap operasi militer besar-besaran yang diluncurkan AS dan Israel ke wilayah Iran. Meski Presiden Donald Trump berjanji melanjutkan misi tersebut, mayoritas warga AS justru menunjukkan kekhawatiran mendalam.
Jajak pendapat, yang dilakukan beberapa jam setelah AS-Israel melancarkan serangan ke jantung Teheran--dilakukan pada Sabtu (28/2) dan berakhir pada Minggu (1/3)--menunjukkan hanya 25% responden yang menyetujui serangan tersebut. Sebaliknya, 43% responden menyatakan tidak setuju, sementara 29% lainnya mengaku ragu-ragu. Angka ini muncul sesaat sebelum pengumuman resmi mengenai gugurnya tentara AS dalam konflik tersebut.
Dukungan di internal Partai Republik pun tidak solid. Meski 55% pemilih Republik setuju, sebanyak 42% di antaranya mengaku akan menarik dukungan jika operasi ini menyebabkan jatuhnya korban jiwa di pihak tentara AS atau cedera serius.
Kondisi ini menempatkan Trump dalam posisi sulit. Selama kampanye, ia berjanji untuk menghentikan 'perang tanpa akhir' melalui prinsip America First. Namun, langkah militer di Iran ini dinilai bertolak belakang dengan janji tersebut dan berisiko mengasingkan basis massa MAGA (Make America Great Again).
Selain faktor korban jiwa, isu ekonomi menjadi batu sandungan bagi pemerintah. Sebanyak 45% responden, termasuk 34% pemilih Republik, menyatakan keberatan atau akan menarik dukungan jika kampanye militer ini memicu lonjakan harga bahan bakar dan minyak di dalam negeri.
Pengamat senior dari Cato Institute, Doug Bandow, menilai konfirmasi kematian tentara AS menjadi titik balik bagi persepsi publik. "Warga Amerika dalam margin yang besar tidak ingin terjebak dalam konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Kematian tentara kita menunjukkan ini bukan sekadar permainan video," ujarnya kepada Al Jazeera.
Temuan awal ini dapat berdampak signifikan pada bagaimana pemerintahan Trump bergerak maju di hari-hari mendatang. Juga, sentimen negatif ini diprediksi akan menjadi beban berat bagi Partai Republik mengingat AS tengah menyongsong musim pemilihan umum sela (midterm elections) yang berat dan krusial dalam waktu dekat. (Al-Jazeera/B-3)
Sebagian besar responden menginginkan hukuman berat bagi koruptor. Di antaranya penyitaan aset, hukuman mati, dan larangan seumur hidup menjadi pejabat publik
Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski meraih kemenangan tipis dalam pemilihan presiden Polandia, menurut hasil jajak pendapat saat pemungutan suara berakhir.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau memastikan hanya sebanyak 6 lembaga survei atau jajak pendapat, dan Penghitungan Cepat yang tercatat untuk hasil Pilkada Riau 2024.
Jajak pendapat yang digelar sejak 1 Oktober 2024 hingga Senin 14 Oktober 2024 pukul 06.20 WIB,
MENURUT survei baru, hanya 27% warga Israel yang menganggap pemerintah mereka mengalahkan Hamas dalam serangannya di Jalur Gaza yang dimulai setahun lalu.
Dalam pertemuan antara Prabowo dengan perwakilan ormas Islam dan sejumlah tokoh muslim, yang jumlahnya sekitar 40 orang lebih, Prabowo menjelaskan alasan Indonesia bergabung BoP.
Dewan Perdamaian Trump
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Presiden Prabowo Subianto sukses memperkuat diplomasi ekonomi global lewat kunjungan beruntun Presiden Brasil dan Afrika Selatan.
Penunjukan menteri yang merupakan sosok dekat secara personal dengan Presiden Prabowo bisa membawa kelebihan, namun juga mengandung risiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved