Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG tenis Spanyol Rafael Nadal mengaku sangat bersemangat untuk kembali beraksi di Wimbledon setelah absen sejak 2019 di ajang grand slam lapangan rumput di London, Inggris.
Petenis yang kini merajai perolehan gelar grand slam dengan 22 trofi itu telah menjajal lapangan rumput Mallorca sebagai bentuk persiapan awal meski kesembuhan kakinya pascacedera belum sempurna.
"Saya senang. Saya belum berlatih selama seminggu dan proses pelatihan sedang berkembang. Dari hari ke hari rasa sakitnya mulai mereda dan itu adalah kemajuan. Niat saya adalah mencoba dan bermain di Wimbledon, minggu ini sepertinya akan ada banyak peluang untuk mengasah kemampuan," kata Nadal seperti dilansir Antara mengutip laman resmi ATP Tour, Rabu (22/6).
Pada pekan ini, Nadal juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke London untuk memulai tahap persiapan yang lebih matang pada ajang grand slam ketiga tahun ini.
Baca juga: Djokovic Hingga Berrettini Ramaikan Perebutan Gelar Juara di Wimbledon
Meski segala proses pemulihan hingga persiapan berjalan baik, Nadal tetap akan berhati-hati dalam mengatur potensi fisiknya mengingat sudah lama tak merasakan suasana persaingan di Wimbledon.
"Saat ini perkembangannya menurut saya cukup memuaskan. Tapi saya harus bijaksana karena saya tahu segalanya berubah. Bisa berlatih beberapa hari sebelumnya adalah kemajuan dan memungkinkan saya untuk kembali ke Wimbledon setelah tiga tahun. Saya begitu bersemangat telah memberi diri ini kesempatan untuk bersaing," ungkapnya.
Nadal belum pernah tampil di lapangan Wimbledon sejak 2019, ketika ia mencapai semifinal dan dikalahkan mantan peringkat satu dunia Roger Federer.
"Saya sudah tiga tahun tidak bermain di rumput, saya harus bersabar dengan perkembangannya. Setiap hari ada peningkatan dan ada pekan ini yang tersisa untuk berlatih di London sebelum memulai turnamen. Saya harap saya bisa menggunakannya untuk bersaing," katanya. (S-2)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved