Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu mengatakan selalu berusaha menumbuhkan aura positif bersama pasangan barunya, Siti Fadia Silva Ramadhanti, selama bertanding di lapangan.
Apriyani/Fadia, yang sebelumnya menjadi runner-up Indonesia Masters 2022 pekan lalu, kembali beraksi di turnamen level Super 1000 Indonesia Terbuka 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/6).
Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan 21-7, 17-21, dan 21-17 atas unggulan kelima asal Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara setelah pertandingan ketat babak pertama yang memakan waktu satu jam.
Baca juga: Apriyani/Fadia Buat Kejutan di Indonesia Terbuka 2022
Apriyani mengaku kemenangan tersebut tidak mudah terutama saat melewati poin-poin kritis di gim ketiga.
"Di gim ketiga, kami tidak menyerah meski bola mati sendiri. Saya selalu berusaha menumbuhkan aura positif. Ketika pukulan Fadia mati, saya selalu bilang tidak apa-apa dan tidak mau menyalahkan dia," kata Apriyani dalam konferensi pers selepas laga.
"Itu yang selalu saya tumbuhkan ke dia selama di lapangan jadi permainan juga bisa berjalan baik," lanjut dia.
Apriyani mengatakan pola permainan dengan Fadia juga sudah mulai terbentuk, performanya juga lebih konsisten.
Sementara itu, Fadia berharap kemenangan hari ini menjadi hal positif untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dalam melawan lawan-lawan berikutnya. (Ant/OL-1)
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas di semifinal Indonesia Terbuka saat melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 18-21, 21-19, 21-23.
Adnan/Indah menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di putaran pertama Indonesia Terbuka.
Gerakan cepat dalam latihan, seperti agility dengan shuttlecock, memicu rasa pusing hebat yang membuat Gregoria Mariska Tunjung khawatir akan kambuh mendadak.
Gregoria Mariska Tunjung telah absen dari sejumlah turnamen internasional sejak akhir Maret, termasuk batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Bagi Fajar Alfian, warna biru bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan menyentuh sisi emosionalnya sebagai seorang pendukung Persib Bandung atau Bobotoh.
GANDA putri Indonesia Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu menegaskan akan memfokuskan evaluasi pada aspek nonteknis setelah langkah mereka terhenti di semifinal Indonesia Masters 2026.
GANDA putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil menyusul Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari ke semifinal BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Apriyani/Lanny sukses mengamankan tiket perempat final Indonesia Masters usai mengalahkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam 21-17 dan 21-18.
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved