Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH ganda campuran Pelatnas PBSI Amon Santoso memberikan evaluasinya kepada tiga pasangan anak didiknya yang rampung berlaga di ajang Kejuaraan Asia 2022 di Manila, Filipina.
Pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari terhenti di babak perempat final, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso kalah di babak 16 besar, sementara Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati langsung takluk di putaran pertama.
"Untuk Rinov/Pitha, terlepas permainan kemarin, sudah bagus penampilannya. Hanya dalam servis pembukaan, terutama Pitha, harus ada perbaikan, juga di pertahanan mereka," ujar Amon lewat keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta, Minggu (1/5).
Baca juga: Meski Gagal Jadi Juara, Jonatan Mengaku Semakin Termotivasi
Lalu, Adnan/Mychelle dinilai sering melakukan kesalahan sendiri dan konsentrasinya kurang maksimal saat pertandingan.
Amon menilai Adnan/Mychelle seharusnya bisa memberikan perlawanan yang lebih baik meski menghadapi lawan-lawan yang lebih top di atas mereka.
Sementara bagi Rehan/Lisa, Amon berharap mereka bisa terus menambah jam terbang di turnamen-turnamen internasional.
"Untuk Rehan/Lisa, mereka masih kurang pengalaman dan kelihatan sekali demam panggung apalagi langsung menghadapi pemain-pemain level atas. Perlu keberanian buat mereka dan juga jam terbang yang lebih lagi," papar Amon.
Pengalaman di Kejuaraan Asia 2022 diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi ketiga pasangan untuk berkembang lebih baik. Terutama bagi Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle, yang akan bertarung di ajang SEA Games Vietnam 2021, bulan depan.
"Untuk SEA Games nanti, kami mesti mendapatkan hasil yang baik. Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle ada persiapan sedikit untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan mereka. Target kami medali emas," tegas Amon.
Sementara itu, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti di babak semifinal, Sabtu (30/4) karena masalah cedera. Praveen terpaksa mundur dari pertandingan di gim kedua karena cedera pinggang saat meladeni unggulan pertama Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. (Ant/OL-1)
Di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2025, yang berlangsung di Ningbo, Tiongkok, 8-13 April, Indonesia tidak meraih satu pun gelar juara dari berbagai nomor yang diikuti.
Leo/Bagas tersingkir di semifinal BAC 2025, kalah dari wakil Tiongkok, Chen Boyang/Liu Yi. Adapun Fikri/Daniel tersingkir di perempat final.
GANDA putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah dari wakil Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi. Indonesia kini tak miliki wakil di Kejuaraan Bulutangkis Asia (BAC) 2025.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, di perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, Rinov/Pitha takluk dua gim langsung 4-21 dan 15-21.
Jafar/Felisha mengaku puas dengan hasil pada pertandingan ini karena bermain mendominasi sepanjang dua gim dan tidak membiarkan lawan mencatatkan dua digit poin.
Meski mampu mengatasi perlawanan Justin Hoh, Jonatan Christie mengaku perlu melakukan evaluasi terlebih karena sempat kurang bermain tenang di gim kedua.
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, berhasil mengamankan tiket perempat final All England 2026 setelah memenangi laga derbi kontra rekan senegara
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved