Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA gelar berhasil direbut wakil Indonesia di kejuaraan bulu tangkis Swiss Terbuka 2022, tepatnya di nomor Tunggal Putra dan ganda putra. Jonatan Christie terlebih dahulu berhasil merebut gelar juara usai menekuk wakil India Prannoy H S dengan kedudukan 21-12 dan 21-18.
Tak berselang lama, pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil menyusul Jonatan untuk mengangkat trofi juara, usai membungkam wakil Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzauddin dengan skor akhir 21-18 dan 21-19
Capaian ini tentu menjadi torehan luar biasa bagi Jonatan dan juga Fajar/Rian, pasalnya mereka hampir tiga tahun tidak merebut gelar juara di level Individu.
Gelar juara terakhir Fajar/Rian berhasil mereka raih pada 2019 lalu, saat itu mereka merebutnya di Swiss Terbuka 2019 dan Korea Terbuka 2019. Sementara Jojo -sapaan akrab Jonatan- juga terakhir kali menyabet gelar di tahun 2019 pada turnamen New Zealand Terbuka dan Australia Terbuka.
Baca juga : Jonatan Christie Akhiri Puasa Gelar di Swiss Terbuka 2022
Dalam aksinya merebut gelar juara, dua wakil Indonesia itu juga sama-sama melalui perjalanan yang tidak mudah di turnamen super 300 itu, Jojo menyelesaikan tiga laga beruntun dengan pertarungan rubber game yang menguras tenaga.
Di 16 besar, Jojo membungkam wakil Malaysia Ng Tze Yong dengan skor 18-21, 21-13, dan 21-12. Lalu, di perempatfinal, dia menang atas Toma Junior Popov dari Prancis dengan skor 21-18, 16-21, dan 24-22. Dan Di Semifinal Jojo berjuang keras menghadapi unggulan ketujuh asal India Kidambi Srikanth, untuk merebut kemenangan 18-21, 21-7 dan 21-13.
Sedangkan untuk Fajar/Rian di babak 16 besar mereka berhasil memetik kemenangan atas pasangan India Ishaan Bhatnagar/Sai Pratheek dengan skor 21-15 dan 21-12. Memasuki putara perempat final mereka berhasil menghempaskan pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan kedudukan 21-12, 9-21 dan 22-20.
Sebelum kemudian di Semifinal Fajar/Rian menumbangkan unggulan kedua Aaron Cha/Soh Wooi Yik (Malaysia) 22-20, 13-21, dan 21-8. (OL-7)
Mereka menilai kekalahan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mereka yang baru pertama kali tampil di turnamen Super 1000.
Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan pada All England 2026 dengan menembus babak semifinal.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke babak 16 besar All England 2026 usai mengalahkan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dalam dua gim langsung 21-9, 21-17.
Turnamen Indonesia Masters 2026 memasuki babak perempat final yang digelar Jumat (23/1) siang.
Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved