Kamis 24 Maret 2022, 09:35 WIB

Swiatek Kaget tiba-tiba Jadi Petenis Nomor Satu Dunia

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Swiatek Kaget tiba-tiba Jadi Petenis Nomor Satu Dunia

AFP
Petenis Polandia Iga Swiatek mengaku kaget karena dirinya mendadak menjadi petenis nomor satu dunia.

 

PETENIS Polandia Iga Swiatek mengaku kaget karena dirinya mendadak menjadi petenis nomor satu dunia, setelah petenis Australia Ashleigh Barty membuat keputusan mendadak untuk pensiun dari tenis profesional.

Swiatek yang pekan lalu baru saja merebut peringkat dua dunia usai memenangkan Indian Wells Masters 2022, mengaku tidak percaya mimpinya tercapai secepat itu.

Juara Prancis terbuka 2020 Swiatek tak menapik bahwa sasaran utamanya selama ini adalah menggusur Barty dari peringkat satu dunia, tapi ternyata semuanya terjadi lebih cepat dari yang dia harapkan.

"Ada banyak kebingungan dalam diri saya. Tetapi juga kesedihan karena ketika saya memikirkan pemain yang benar-benar lengkap dalam hal fisik, mentalitas, dan teknik, saya selalu memikirkan Ash dan saya selalu mengaguminya," ucap Swiatek dikutip dari WTA, Kamis (24/3) WIB.

Swiatek mengatakan dirinya sedang berada di tempat tidur, di apartemennya di Miami, ketika seorang anggota timnya mengetuk pintunya dan memberikan kabar pensiunnya Barty dari dunia tenis.

“Saya sudah khawatir awalnya,” kata Swiatek. “Tetapi mereka kemudian mengatakan mungkin saja saya akan menjadi No.1 dunia," tuturnya.

"Sejujurnya, ketika kami benar-benar memikirkan situasinya dan ketika kami membaca semua berita, semua aturan yang mungkin berlaku, kami menyadari bahwa tidak masuk akal untuk benar-benar memikirkannya sekarang. Kami memiliki waktu yang begitu singkat untuk mempersiapkan turnamen lain. Kami harus tetap fokus pada pekerjaan kami," terangnya.

Jika Barty tidak memutuskan untuk gantung raket Swiatek harus berjuang keras untuk menyalip posisi Barty, dengan jarak poin sebesar 2.204 di klasemen peringkat dunia WTA, tentu bukan hal mudah bagi Swiatek untuk melampaui pencapaian Barty.

Bagi Swiatek, dengan mundurnya juara grand slam tiga kali itu dari dunia tenis, tentu akan banyak orang-orang yang akan merindukannya.

“Akan sangat menyenangkan jika dapat bersaing melawannya selama beberapa tahun ke depan dan benar-benar mencoba bermain lebih baik dan lebih baik, untuk dapat mengalahkan pencapaiannya. Kami pasti akan merindukannya,” ucap Swiatek. (WTA/OL-13)

Baca Juga: Conor McGregor Didakwa karena Berkendaraa dengan Berbahaya

Baca Juga

DOK Pribadi.

Victoria Club Kirim Tim Ikuti Turnamen Youth Basketball Asociation

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 16:10 WIB
Turnamen ini berskala nasional dan menjadi barometer bagi pemain maupun klub basket di...
AFP/RYAN PIERSE

Nadal: Rasanya Aneh Wimbledon Tanpa Federer

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 15:45 WIB
Federer bermain sebagai junior di Wimbledon pada 1998 dan selalu kembali setiap tahun sejak itu. Ia memenangi rekor delapan gelar dan...
AFP/CARL COURT

Pulih dari Cedera, Murray Optimistis Raih Gelar Ketiga Wimbledon

👤Akmal Fauzi 🕔Minggu 26 Juni 2022, 13:30 WIB
Murray mengatakan tidak banyak orang yang masih percaya padanya untuk kembali ke performa terbaik, tetapi dukungan terus diberikan Ivan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya