Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Polandia Iga Swiatek mengaku kaget karena dirinya mendadak menjadi petenis nomor satu dunia, setelah petenis Australia Ashleigh Barty membuat keputusan mendadak untuk pensiun dari tenis profesional.
Swiatek yang pekan lalu baru saja merebut peringkat dua dunia usai memenangkan Indian Wells Masters 2022, mengaku tidak percaya mimpinya tercapai secepat itu.
Juara Prancis terbuka 2020 Swiatek tak menapik bahwa sasaran utamanya selama ini adalah menggusur Barty dari peringkat satu dunia, tapi ternyata semuanya terjadi lebih cepat dari yang dia harapkan.
"Ada banyak kebingungan dalam diri saya. Tetapi juga kesedihan karena ketika saya memikirkan pemain yang benar-benar lengkap dalam hal fisik, mentalitas, dan teknik, saya selalu memikirkan Ash dan saya selalu mengaguminya," ucap Swiatek dikutip dari WTA, Kamis (24/3) WIB.
Swiatek mengatakan dirinya sedang berada di tempat tidur, di apartemennya di Miami, ketika seorang anggota timnya mengetuk pintunya dan memberikan kabar pensiunnya Barty dari dunia tenis.
“Saya sudah khawatir awalnya,” kata Swiatek. “Tetapi mereka kemudian mengatakan mungkin saja saya akan menjadi No.1 dunia," tuturnya.
"Sejujurnya, ketika kami benar-benar memikirkan situasinya dan ketika kami membaca semua berita, semua aturan yang mungkin berlaku, kami menyadari bahwa tidak masuk akal untuk benar-benar memikirkannya sekarang. Kami memiliki waktu yang begitu singkat untuk mempersiapkan turnamen lain. Kami harus tetap fokus pada pekerjaan kami," terangnya.
Jika Barty tidak memutuskan untuk gantung raket Swiatek harus berjuang keras untuk menyalip posisi Barty, dengan jarak poin sebesar 2.204 di klasemen peringkat dunia WTA, tentu bukan hal mudah bagi Swiatek untuk melampaui pencapaian Barty.
Bagi Swiatek, dengan mundurnya juara grand slam tiga kali itu dari dunia tenis, tentu akan banyak orang-orang yang akan merindukannya.
“Akan sangat menyenangkan jika dapat bersaing melawannya selama beberapa tahun ke depan dan benar-benar mencoba bermain lebih baik dan lebih baik, untuk dapat mengalahkan pencapaiannya. Kami pasti akan merindukannya,” ucap Swiatek. (WTA/OL-13)
Baca Juga: Conor McGregor Didakwa karena Berkendaraa dengan Berbahaya
Jannik Sinner berpotensi menjadi petenis putra pertama yang memenangkan Sunshine Double sejak Roger Federer pada 2017.
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Analisis mendalam faktor di balik kesuksesan Janice Tjen menembus ranking 46 WTA di tahun 2026. Dari NCAA hingga gaya main unik ala Ashleigh Barty.
Saat ini, hanya ada 6 petenis dengan jumlah pekan lebih banyak di peringkat satu dunia ketimbang Iga Swiatek.
Barty diperkirakan akan hadir di Melbourne Park untuk menyaksikan turnamen Australia Terbuka yang akan dimulai pada 16 Januari.
Dalam wawancara dengan radio Melbourne Senin (18/7) malam, dia menepis rumor tersebut dengan menyatakan tidak memainkan segala bentuk olahraga profesional lagi.
Barty mengejutkan dunia tenis ketika dia secara tidak terduga mengumumkan pengunduran dirinya di puncak kariernya, usai menjadi juara Australia Terbuka.
Barty, yang gantung raket di usia 25 tahun, bulan lalu, akan mewakili tim dunia, yang dikapteni Ernie Els melawan tim Amerika Serikat (AS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved