Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Polandia Iga Swiatek mengaku kaget karena dirinya mendadak menjadi petenis nomor satu dunia, setelah petenis Australia Ashleigh Barty membuat keputusan mendadak untuk pensiun dari tenis profesional.
Swiatek yang pekan lalu baru saja merebut peringkat dua dunia usai memenangkan Indian Wells Masters 2022, mengaku tidak percaya mimpinya tercapai secepat itu.
Juara Prancis terbuka 2020 Swiatek tak menapik bahwa sasaran utamanya selama ini adalah menggusur Barty dari peringkat satu dunia, tapi ternyata semuanya terjadi lebih cepat dari yang dia harapkan.
"Ada banyak kebingungan dalam diri saya. Tetapi juga kesedihan karena ketika saya memikirkan pemain yang benar-benar lengkap dalam hal fisik, mentalitas, dan teknik, saya selalu memikirkan Ash dan saya selalu mengaguminya," ucap Swiatek dikutip dari WTA, Kamis (24/3) WIB.
Swiatek mengatakan dirinya sedang berada di tempat tidur, di apartemennya di Miami, ketika seorang anggota timnya mengetuk pintunya dan memberikan kabar pensiunnya Barty dari dunia tenis.
“Saya sudah khawatir awalnya,” kata Swiatek. “Tetapi mereka kemudian mengatakan mungkin saja saya akan menjadi No.1 dunia," tuturnya.
"Sejujurnya, ketika kami benar-benar memikirkan situasinya dan ketika kami membaca semua berita, semua aturan yang mungkin berlaku, kami menyadari bahwa tidak masuk akal untuk benar-benar memikirkannya sekarang. Kami memiliki waktu yang begitu singkat untuk mempersiapkan turnamen lain. Kami harus tetap fokus pada pekerjaan kami," terangnya.
Jika Barty tidak memutuskan untuk gantung raket Swiatek harus berjuang keras untuk menyalip posisi Barty, dengan jarak poin sebesar 2.204 di klasemen peringkat dunia WTA, tentu bukan hal mudah bagi Swiatek untuk melampaui pencapaian Barty.
Bagi Swiatek, dengan mundurnya juara grand slam tiga kali itu dari dunia tenis, tentu akan banyak orang-orang yang akan merindukannya.
“Akan sangat menyenangkan jika dapat bersaing melawannya selama beberapa tahun ke depan dan benar-benar mencoba bermain lebih baik dan lebih baik, untuk dapat mengalahkan pencapaiannya. Kami pasti akan merindukannya,” ucap Swiatek. (WTA/OL-13)
Baca Juga: Conor McGregor Didakwa karena Berkendaraa dengan Berbahaya
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
KABAR kembalinya sang ratu tenis dunia, Serena Williams, ke sirkuit profesional kembali memanas. Pemilik 23 gelar Grand Slam tersebut menolak untuk menutup peluang dirinya kembali.
Saat ini, hanya ada 6 petenis dengan jumlah pekan lebih banyak di peringkat satu dunia ketimbang Iga Swiatek.
Barty diperkirakan akan hadir di Melbourne Park untuk menyaksikan turnamen Australia Terbuka yang akan dimulai pada 16 Januari.
Dalam wawancara dengan radio Melbourne Senin (18/7) malam, dia menepis rumor tersebut dengan menyatakan tidak memainkan segala bentuk olahraga profesional lagi.
Barty mengejutkan dunia tenis ketika dia secara tidak terduga mengumumkan pengunduran dirinya di puncak kariernya, usai menjadi juara Australia Terbuka.
Barty, yang gantung raket di usia 25 tahun, bulan lalu, akan mewakili tim dunia, yang dikapteni Ernie Els melawan tim Amerika Serikat (AS).
Mulai dari Iga Swiatek (Polandia), Maria Sakkari (Yunani), hingga Aryna Sabalenka (Belarusia). Ashleigh Barty memutuskan pensiun dari dunia tenis profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved