Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Inggris Emma Raducanu mengatakan akan mengambil sisi positif dari kekalahan menyakitkan di Australia Terbuka, Kamis (20/1) malam, ketika pegangan raket berkontribusi terhadap kekalahan tiga set dari Danka Kovinic.
Petenis berusia 19 tahun, yang membuat sensasi, September lalu, dengan memenangi Amerika Serikat (AS) Terbuka sebagai pemain kualifikasi itu, kalah 4-6, 6-4, dan 3-6 dalam pertarungan yang menegangkan.
Raducanu membutuhkan plester tangan setelah gim kelima set pertama dan tidak mampu melakukan pukulan forehand-nya dengan kekuatan apa pun setelahnya.
Baca juga: Azarenka Menang Telak Atas Svitolina di Putaran Ketiga Australia Terbuka
Kovinic, yang awalnya tertinggal jauh, akhirnya berhasil mengalahkan unggulan ke-17 itu untuk maju ke babak ketiga menghadapi mantan petenis nomor satu dunia Simona Halep.
Raducanu, baru-baru ini terkena covid-19, dan hanya memainkan satu pertandingan menjelang debutnya di Australia Terbuka -- bukan persiapan yang ideal.
Dia mencatat kemenangan mengesankan atas mantan juara AS Tebruka Sloane Stephens, Selasa (18/1), namun akhirnya tidak bisa menahan peringkat ke-98 Kovinic.
Meski begitu, cara Raducanu menghadapi kemalangan pada Kamis (20/1) malam cukup mengesankan.
"Saya telah berjuang dengan lecet sejak saya mulai benar-benar bermain di Australia, karena 21 hari, tidak ada tenis, tangan saya menjadi sangat lembut," kata Raducanu, dikutip Jumat (21/1).
"Saya telah mencoba untuk memplesternya untuk setiap latihan, dan itu akan mengeras dan mengering, tetapi kemudian saya akan bermain lagi, sepertinya lapisan lainnya akan terus sobek," lanjutnya.
Raducanu mengatakan timnya telah menasihatinya untuk tidak bermain, tetapi dia senang dia mencobanya.
"Mungkin ada lebih banyak pukulan (forehand) dalam pertandingan itu daripada yang saya lakukan dalam dua atau tiga tahun belakangan. Itu pasti satu hal yang saya pelajari, pukulan forehand yang bagus itu tidak terlalu buruk dan saya memiliki semacam keterampilan tangan," kata Raducanu.
"Saya bangga dengan bagaimana saya terus berjuang bahkan dalam situasi seperti itu. Saya terus bertahan di sana."
"Saya masih berpikir saya bisa mengambil beberapa hal positif dari itu. Yang saya tahu, saya bertarung di situ, bahkan jika saya mendapat satu pukulan, saya tahu bahwa saya dapat mengatasi situasi semacam itu."
"Saya masih muda, saya merasa saya bisa belajar backhand, saya bisa belajar beberapa jenis taktik, tapi cukup sulit untuk belajar atau mengajar seseorang yang berjuang untuk bertahan di sana ketika segala sesuatunya bertentangan dengan keinginan Anda. Jadi saya cukup bangga akan hal itu," lanjutnya. (Ant/OL-1)
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Australia Terbuka ke-13 kalinya secara beruntun, usai menaklukkan Victoria Mboko dan samai rekor Novak Djokovic.
LANGKAH Emma Raducanu di turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2026 harus terhenti lebih awal. Petenis Britania Raya tersebut dipaksa mengakui keunggulan Anastasia Potapova.
Tampil di Rod Laver Arena, Emma Raducanu menyerah dua set langsung dengan skor 7-6 (7-3) dan 6-2 dari Anastasia Potapova.
Raducanu menjalani laga kompetitif pertamanya di United Cup, Selasa (6/1).
Petenis Inggris Emma Raducanu memutuskan mengakhiri musim 2025 lebih awal setelah mundur dari dua turnamen WTA di Tokyo dan Hong Kong karena sakit.
Raducanu mengakui kualitas Tjen yang sebelumnya mencuri perhatian dunia.
Janice Tjen tidak mampu menghentikan tren positif yang sedang dibawa Raducanu ketika kandas dengan skor akhir 2-6 dan 1-6 di putaran kedua AS Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved