Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia, Novak Djokovic menang banding atas deportasi dirinya dari Australia dalam sidang pengadilan federal, Senin (10/1) sore waktu setempat. Petenis Serbia itu terbebas dari larangan tiga tahun pergi ke Australia, kini ia berpeluang untuk dapat mempertahankan gelar juara Grand Slam Australia Terbuka miliknya.
Hakim pengadilan federal Anthony Kelly memutuskan untuk membatalkan pencabutan visa Djokovic dan meminta agar ia dapat segera dibebaskan dari penahanan imigrasi yang dilakukan oleh Badan Perbatasan Wilayah Australia (ABF). Selain itu, Kelly juga memerintahkan agar Djokovic dapat dibebaskan dalam waktu 30 menit beserta dokumen pribadi (paspor dan lainnya) miliknya dikembalikan kepadanya.
Hal yang menjadi dasar keputusan Kelly karena menganggap keputusan pemerintah untuk mencabut visa Djokovic 'tidak masuk akal'.
"Kami semua menjalankan aturan dengan aturan yang sama. Dalam istilah lain, hal ini dinyatakan sebagai: Aturan Ini Tidak Dipatuhi," kata hakim Kelly.
Dimulai sejak kedatangan dirinya di Australia, Djokovic langsung ditahan sementara oleh petugas bandara. Juara bertahan Australia Terbuka itu sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa divaksinasi karena terindikasi positif covid-19 pada 16 Desember lalu. Selain itu, ia juga sudah mendapat pengecualian medis terhadap dirinya.
Hakim Kelly juga mengatakan, Djokovic serta pengacaranya Nick Wood tidak diberi cukup waktu untuk berbicara dengan penyelenggara tenis dan berkomentar secara menyeluruh, setelah mendapat peringatan akan pembatalan visanya.
Baca juga : Pengadilan Ditunda, Djokovic Diijinkan Keluar dari Hotel
"Dia (Djokovic) telah berupaya segalanya. Dia telah mengikuti semua aturan dan terlibat untuk semua syarat yang diminta darinya oleh Tenis Australia," ungkap Wood.
Pada Kamis (6/1) lalu pukul 06.00 waktu setempat ketika Djokovic ditahan, petugas memberi kelonggaran waktu hingga 08.30 untuk dapat menanggapi pembatalan visa berdasarkan Undang-Undang Imigrasi Australia pasal 116. Namun petugas Badan Perbatasan Wilayah Australia segera memutus sepihak pada 07.40.
Sebelumnya dalam persidangan, pengacara pemerintah Christopher Tran tetap menegaskan pendapatnya soal pengecualian aturan perjalanan Djokovic tidak memenuhi syarat mengingat infeksi covid-19 varian baru. Ditambah Tran juga membantah adanya ketidakadilan atau ketidakwajaran dalam keputusan Menteri Imigrasi yang menggunakan kekuasaan pribadinya dalam pencabutan visa Djokovic.
Usai tanggapan dari kedua pengacara dari kedua belah pihak, Kelly setuju dengan argumen Wood. Setelahnya, Kelly memutuskan bahwa pencabutan visa milik Novak Djokovic dibatalkan.
Melihat keputusan Hakim di Pengadilan Federal ini, kasus Djokovic lebih terlihat sebagai ketegangan politik antara Pemerintah Serbia dan Pemerintah Australia. Tentu ini juga memicu perdebatan soal vaksinasi dalam lingkup nasional. Tentunya Menteri Imigrasi yang bersikeras soal pelarangan Djokovic masih dapat menggunakan cara lain untuk menahan petenis itu. Dengan menggunakan kekuasaan pribadinya dalam upaya lainnya.
Terlepas dari itu semua, kini Djokovic berpeluang kembali tampil bermain di Australia Terbuka 2022 untuk mempertahankan gelar juaranya sekaligus merebut trofi Grand Slam ke-21 miliknya. (BBC/NewYorkTimes/OL-7)
LANGKAH petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, di nomor ganda putri Australia Terbuka 2026 harus terhenti lebih awal, di tangan pasangan tuan rumah.
Tampil di Rod Laver Arena, Emma Raducanu menyerah dua set langsung dengan skor 7-6 (7-3) dan 6-2 dari Anastasia Potapova.
Jannik Sinner melaju ke putaran kedua Australia Terbuka usai lawannya, Hugo Gaston, mundur karena cedera.
Naomi Osaka membutuhkan waktu 2 jam 22 menit untuk mengamankan kemenangan atas Antonia Ruzic lewat laga tiga set, 6-3, 3-6, dan 6-4 di putaran pertama Australia Terbuka.
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Analisis taktik Janice Tjen yang sukses menumbangkan pemain unggulan. Variasi pukulan dan kecerdasan lapangan jadi kunci utama.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Perkara ini bermula dari hubungan kerja sama bisnis di bidang pemasaran asuransi. Pada 6 Agustus 2018,
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Efektivitas waktu menjadi pertimbangan utama di balik kebijakan penangkapan tanpa izin tersebut.
Plea bargain merupakan mekanisme baru yang mengatur pengakuan bersalah terdakwa dalam proses persidangan dengan syarat-syarat tertentu sebagaimana diatur dalam KUHAP.
Konsistensi etik merupakan fondasi utama kehakiman yang tidak boleh dikompromikan meski berada dalam pusaran kepentingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved