Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG tenis Tiongkok Peng Shuai mengatakan dia tidak pernah menuduh siapa pun melakukan pelecehan seksual padanya dan menyebut unggahan di media sosial yang dia buat awal bulan lalu banyak disalahpahami.
Keselamatan dan keamanan Peng menjadi perhatian komunitas tenis di seluruh dunia dan kelompok hak asasi manusia setelah unggahan yang menyebutkan mantan wakil perdana menteri China, Zhang Gaoli, telah melakukan pelecehan seksual kepadanya di masa lalu. Setelah postingan itu, Peng menghilang dari publik selama hampir tiga pekan.
"Pertama, saya perlu menekankan satu poin yang sangat penting, saya tidak pernah mengatakan atau menulis bahwa ada orang yang melakukan pelecehan seksual terhadap saya, saya harus dengan jelas menekankan poin ini," kata Peng dalam video yang diunggah Lianhe Zaobao, outlet media Singapura, Senin (20/12).
Baca juga: Presiden ITF Tolak Hukum Jutaan Warga Tiongkok karena Masalah Peng
Pernyataan Peng itu menandai pertama kalinya dia membahas masalah tersebut secara terbuka di depan kamera. Dia berbicara di sela acara ski lintas alam di Shanghai.
Dia mengatakan unggahannya di Weibo, situs media sosial Tiongkok mirip Twitter, yang dengan cepat dihapus, adalah masalah pribadi.
Petenis berusia 35 tahun itu, dalam video tersebut, mengatakan 'orang-orang memiliki banyak kesalahpahaman' tentang unggahan Weibo-nya. Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh.
Dia juga mengatakan dia tinggal di rumahnya di Beijing tanpa pengawasan. Dalam video itu, dia tidak menyebut dan tidak ditanya tentang Zhang.
Asosiasi tenis perempuan (WTA), yang awal bulan ini mengatakan akan segera menangguhkan turnamen di Tiongkok karena kekhawatiran atas perlakuan terhadap Peng dan keselamatan pemain lain, terus menyerukan penyelidikan.
"Sekali lagi senang melihat Peng Shuai di depan umum dan kami tentu berharap dia baik-baik saja," kata WTA yang berbasis di Florida dalam sebuah pernyataan.
"Seperti yang telah kami nyatakan secara konsisten, penampilan ini tidak mengurangi atau mengatasi kekhawatiran signifikan WTA tentang keselamatannya dan kemampuannya untuk berkomunikasi tanpa sensor atau paksaan."
"Kami tetap teguh dalam seruan kami untuk penyelidikan penuh, adil dan transparan, tanpa sensor, atas tuduhan pelecehan seksualnya, yang merupakan masalah yang menimbulkan kekhawatiran awal kami," lanjut WTA.
Tiongkok belum secara langsung mengomentari unggahan awal Peng, tetapi mengatakan setelah langkah WTA untuk menangguhkan turnamen di Tiongkok, mengatakan bahwa Beijing menentang politisasi olahraga. (Ant/OL-1)
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
"Pada 2021, ketika Peng Shuai dengan berani tampil, WTA mengambil sikap dan menangguhkan semua ajang di Tiongkok karena khawatir dengan keselamatannya."
Mantan petenis ganda nomor satu dunia itu tidak pernah lagi meninggalkan Tiongkok sejak melontarkan dan menarik tuduhan dirinya menjadi korban pelecehan seksual oleh pejabat teras Tiongkok.
WTA, yang telah membekukan turnamen tenis di Tongkok akibat insiden Peng itu, Senin (7/2), merlis pernyataan resmi bahwa mereka masih mengkhawatirkan Peng.
Petenis berusia 36 tahun itu mengatakan dirinya adalah orang yang menhapus unggahan di Weibo, Twitter versi Tiongkok.
November lalu, Peng Shuai mengaku diperkosa oleh mantan wakil perdana menteri Tiongkok kala kedua menjalin hubungan asmara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved