Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN asangan juara Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengamankan tiket menuju babak perempat final Indonesia Terbuka 2021, usai menekuk rekan senegara Fitriani/Yulia Yosephine Susanto, Kamis (25/11).
Melakoni pertandingan dengan durasi 37 menit di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali. Greysia/Apriyani sukses merebut kemenangan dua set langsung dengan skor akhir 21-10 dan 21-15.
"Memang kita pengin selalu menampilkan yang terbaik, tidak hanya di lapangan tapi juga persiapannya untuk menghadapi siapa pun. Kami bertanding selalu pengin menang," ucap Greysia terkait pertandingannya, Kamis (25/11).
Dengan wakil Indonesia yang terakhir kali meraih gelar juara Indonesia Terbuka pada tahun 2008 silam, lewat pasangan Vita Marissa/Lilyana Natsir.
Baca juga: Pram/Yere Penasaran dengan Kekuatan Hoki/Kobayashi
Greysia yang nyaris merebut gelar juara pada 2015 lalu saat berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, mengaku masih penasaran dengan gelar juara Indonesia Terbuka dan akan mencoba tampil maksimal dengan Apriyani pada tahun ini.
"Target maksimal adalah juara di turnamen ini. Kami fokus untuk tiap pertandingan di sini, tapi tidak mau jadi beban juga tentunya," ungkap Greysia.
"Memang dulu beberapa kali main di Indonesia Terbuka pencapain terbaik di final. Kalau masih ada kesempatan, pastinya mau coba lagi untuk jadi juara di rumah sendiri," tegasnya.
Adapun atas hasil tersebut, laga selanjutnya di babak perempat final, Greysia/Apriyani bakal menghadapi unggulan ketujuh asal Jepang, Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto.
Dalam perjalanan mereka menuju babak perempat final, Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto sukses menundukkan rekan senegaranya, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dalam waktu 44 menit dengan skor akhir 21-16 dan 22-20. (OL-4)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Kunjungan tersebut untuk menjajaki rencana kerja sama Iran dengan Pemkot Solo di bidang perekonomian dan pariwisata.
INDONESIA kembali menunjukkan konsistensi prestasi dengan menempati peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia Junior Wushu 2026 di Tianjin, Tiongkok.
Kemenlu RI menyampaikan kecaman keras terhadap keputusan parlemen Israel, Knesset, yang menyetujui undang-undang pemberlakuan hukuman mati bagi tahanan Palestina.
Firma Kpler menilai Asia paling terdampak krisis energi akibat perang Iran dan penutupan Selat Hormuz, dengan pasokan minyak dan gas menurun tajam.
Indonesia vs Bulgaria berakhir 0-1 di babak pertama. Penalti Marin Petkov usai VAR membuat Garuda tertinggal dalam final FIFA Series 2026 di GBK.
Indonesia vs Bulgaria jadi final FIFA Series 2026 yang kini dipastikan memiliki trofi resmi. Duel panas digelar di GBK malam ini pukul 20.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved