Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna meresmikan fasilitas olahraga bulu tangkis yang dibangun Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Kantor Pusat BPKP, Jalan Pramuka 33, Jakarta Timur, Selasa (9/11).
Arena yang dibangun di lantai 12 Kantor Pusat BPKP ini memiliki dua lapangan berkarpet. Arena tersebut diharapkan bisa membuat karyawan lebih sehat dan produktif dalam bekerja.
Dalam sambutan saat peresmian, Agung berharap apa yang dilakukan BPKP dengan membangun sarana olahraga dan aktivitas olahraga bulu tangkis bagi karyawan bisa diikuti entitas yang lain. Pasalnya, olahraga tepok bulu ini memiliki penggemar yang banyak di Tanah Air dan juga sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran.
Baca juga: Indonesia Badminton Festival, Momentum Penting Kebangkitan Bali
"Hari ini, saya diundang melakukan pemukulan perdana, sekaligus latihan perdana. Lapangan ini juga begitu indah dan terasa memberi semangat, sehingga latihan bulu tangkis di BPKP ini diharapkan juga bisa diikuti entitas yang lain," tutur Agung dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (9/11) malam.
Disampaikan oleh pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), adanya sarana olahraga bulu tangkis di BPKP ini paling tidak akan membuat karyawan lebih bugar dan sehat, sehingga kinerjanya juga meningkat.
"Semoga lapangan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk memasyarakatkan pembinaan bulu tangkis dan menyehatkan karyawan," harap Agung.
"Saya sampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPKP yang telah memilih bulu tangkis sebagai olahraga di sini," imbuhnya.
Sementara itu, disampaikan Kepala BPKP Yusuf Ateh, lewat semacam jajak pendapat di lingkungan BPKP sebelumnya, karyawannya ternyata menempatkan bulu tangkis sebagai olahaga paling favorit. Cabang tepok bulu ini mengalahkan bersepeda, joging, dan jalan kaki.
"Karena karyawan saya suka sekali dengan bulu tangkis, dibangunlah arena bulu tangkis ini. Apalagi saya sendiri juga sangat menyukai bulu tangkis. Harapannya, dari arena ini, karyawan bisa untuk mencari keringat dan sehat," sebut Yusuf Ateh.
Yusuf pun berpesan agar fasilitas yang telah dibangun dan diresmikan ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan dijaga bersama-sama. (PBSI/OL-1)
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
PP PBSI menjadikan capaian di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 sebagai bahan evaluasi krusial untuk mematangkan skuad menuju Piala Thomas dan Uber 2026.
Sebelum kemenangan di Bangkok ini, posisi Ubed masih berada di peringkat ke-44 dunia dengan total 33.485 poin.
Tim Bulu Tangkis Indonesia sukses menyabet status juara umum pada ajang Thailand Masters 2026.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
BPKP memang melakukan reviu atas aksi korporasi ASDP pada 2021 setelah diminta oleh perusahaan pelat merah tersebut.
Saksi itu adalah Direktur MBK Natalia Ghozali. Budi enggan memerinci informasi yang diulik auditor BPKP kepada Natalia.
TERSANGKA kasus impor gula Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, menagih salinan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menjadi dasar dari proses hukum
WAKIL Kepala BPKP Agustina Arumsari dan suaminya memberikan pecahan uang kuno kepada Presiden Prabowo Subianto. Momen tersebut terjadi stelah pelantikan Arumsari
PAKAR hukum pidana Universitas Mataram, Ufran Trisa menilai kerugian ekologis dan kerugian negara sebesar Rp300 triliun dalam dalam kasus timah perlu dibuktikan lebih jauh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved