Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMANGAT atlet dayung kontingen Banten asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tetap tinggi. Mereka berhasil meraih medali perunggu di kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Padahal pelepasan mereka tanpa dihadiri pejabat teras Pemkot Tangsel juga tidak disertai uang saku.
"Ya, tim kami di ajang PON XX Papua tidak mendapat uang saku namun tetap tinggi berkompetisi sehingga berhasil raih medali. Untuk itu kami minta mendapat perhatian dari Pemkot Tangsel," kata Ketua Persatuan Olahraga Dayung Indonesia Kota Tangsel, Dodi Haryanto, saat dikonfirmasi Media Indonesia, Senin (11/10).
Dodi menjelaskan, pertandingan cabang olahraga dayung digelar di Teluk Youtefa, Jayapura. Medali perunggu diperoleh tim dayung Banten di nomor tradisional boat race 1.000 meter terdiri atas 10 pendayung, 1 tekong dan 1 drumer.
Kelima atlet asal Tangsel yang tergabung dalam tim dayung kontingen Banten antara lain atas nama Dimas Antariksa, Ruli Farisi, Aldi Nurjana, M Ali Sobirin, dan Sahdan.
Sementara medali emas pada cabang olahraga nomor tradisional boat race 1.000 meter tersebut diraih kontingen asal Jawa Barat. Adapun medali perak diperoleh Kalimantan Tengah.
Baca juga : 83 Orang Terkonfirmasi Positif di Gelaran PON Papua
Dodi Haryanto menambahkan, tim dayung dragon akan kembali berlaga di final 200 meter putra."Semoga mendapat hasil terbaik," ujar Dodi.
Dia berharap tim yang berlaga mampu menghadapi lomba secara maksimal agar memperoleh hasil memuaskan untuk provinsi Banten dan Pemkot Tangsel.
Dia menambahkan, pengurus berharap kedepannya insan olah raga mendapatkan perhatian lebih baik bagi atlet dan pelatih.Mengingat pada 2022 akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi ( PORProv).
Selain itu, lanjut dia, juga dibutuhkan sarana latihan yang memadai.
"Semoga Pemkot Tangsel dapat merekomendasikan Situ Pondok Jagung sebagai lokasi latihan atlet dayung secara permanen," pungkasnya. (OL-7)
Kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang merampas harta benda masyarakat secara paksa.
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
Pemkot Tangerang Selatan bergerak cepat menangani pencemaran residu kimia akibat kebakaran gudang pestisida di Taman Tekno Setu.
Residu kimia yang masuk ke aliran sungai telah memicu kematian massal biota akuatik.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti resmikan gedung Ibnu Abbas BSD, soroti mutu pendidikan dan angka putus sekolah.
KLH/BPLH periksa PT Biotek Saranatama usai kebakaran 20 ton pestisida cemari Sungai Cisadane hingga 22,5 km dan sebabkan ikan mati massal.
Kasus itu diduga melibatkan oknum pejabat-pejabat di lingkungan Pemprov Papua langsung maupun tidak langsung.
Meskipun sudah melakukan upaya hukum, proses persidangan masih berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.
Julita berharap agar penyelesaian kasus ini memiliki titik terang.
"Saya kira desertasi ini luar biasa untuk kebangkitan olahraga di Papua. Bahkan saya langsung tanyakan langkah konkretnya untuk ke depan."
utang Pemerintah kepada pihak ketiga yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah
Pesepak bola asal Merakuke, Papua, itu dikontrak selama tiga tahun dan menjadi pemain baru kelima Macan Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved