Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku masih berusaha beradaptasi dengan kondisi lapangan dan suasana pertandingan Piala Sudirman 2021, yang digelar di Energia Areena, Vantaa, Finlandia.
"Karena sudah lama sekali tidak bertanding, kami pun masih meraba-raba feeling dan beradaptasi dengan lapangan. Tapi, yang pasti, kami senang sekali karena akhirnya bisa tampil lagi, perdana," kata Fajar dalam keterangan resmi PBSI, Senin (27/9) malam.
Fajar/Rian membuka kemenangan Indonesia atas tim Kanada pada laga penyisihan kedua grup C. Mereka menundukkan BR Sankeerth/Nyl Yakura dalam dua gim dengan skor 21-16 dan 21-10.
Baca juga: Ganda Campuran Jadi Penentu Kemenangan Indonesia Atas Kanada di Piala Sudirman
Selain beradaptasi dengan lapangan, Rian juga mengaku terus berpikir dan mencari cara sepanjang permainan agar tidak membuat banyak kesalahan yang bisa menguntungkan lawan.
"Tadi, selama pertandingan, saya hanya berusaha fokus dan berpikir, terus mencari cara supaya tidak banyak membuat kesalahan, jangan sampai kena fault," ungkap Rian.
Sementara itu, di mata sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, penampilan Fajar/Rian di gim pertama terlalu terburu-buru karena baru pertama kali turun bertanding setelah sekian lama.
Namun, dim gim kedua, penampilan mereka dinilai lebih lepas karena sebelumnya telah memenangi gim pertama.
"Di gim kedua, Fajar/Rian terlihat lebih nyaman. Mereka lebih menikmati pertandingan, lebih enjoy," ujar Herry.
Ia menambahkan Fajar/Rian dipilih untuk tujuan rotasi pemain saat melawan Kanada. Selain itu juga untuk menambah jam terbang pengalaman bertanding mereka di nomor beregu.
Pada penyisihan pertama grup C melawan tim NBFR (National Badminton Federation of Russia), Indonesia memainkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Selain kedua pasangan itu, masih ada pula Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang belum diturunkan.
"Fajar/Rian kita beri kesempatan untuk terus berkembang. Selain itu juga untuk melihat bagaimana penampilan mereka. Apalagi, bisa dibilang mereka adalah pasangan yang paling siap karena memiliki persiapan yang paling lama dibanding dua pasangan yang lain," tutur Herry.
Dalam gelaran Piala Sudirman tahun ini, Indonesia berada di grup C bersama dengan Denmark, Kanada, dan NBFR.
Sebelumnya, pada laga penyisihan pertama grup C, yang berlangsung Minggu (26/9), Indonesia meraih kemenangan sempurna 5-0 atas tim NBFR.
Sementara itu, senasib dengan Indonesia, Denmark juga memetik kemenangan telak 5-0 atas tim Kanada. (Ant/OL-1)
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
FAJAR Alfian menatap peluang meraih hasil lebih baik pada BWF World Tour Finals 2025 dengan pasangan barunya, Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters karena terkendala visa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved