Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic, Minggu (16/5), mengakui akan sulit menjadi juara di Roland Garros karena dia harus bisa mengalahkan juara 13 kali Rafael Nadal.
Djokovic boleh jadi merupakan petenis peringkat satu dunia. Namun, Nadal adalah raja tanah liat dan petenis Spanyol itu hanya kalah dua kali dalam 102 laga di Prancis Terbuka sejak 2005.
Pada Minggu (16/5), Djokovic kembali merasakan kehebatan Nadal di lapangan tanah liat setelah petenis Spanyol itu mengalahkan dirinya dan menjadi juara di Italia Terbuka untuk ke-10 kalinya dengan meraih kemenangan 7-5, 1-6, dan 6-3 di laga final.
Baca juga: Nadal Rebut Gelar ke-10 di Italia Terbuka
Dalam pertemuan ke-57 antara kedua petenis itu, kemenangan itu mengantarkan Nadal menyamai raihan Djokovic dengan 36 gelar turnamen Masters 1000.
"Bertolak ke Prancis membawa kesenangan bagi saya," tegas Djokovic yang meraih prestasi kurang apik di lapangan tanah liat dengan tersingkir di 16 besar Monte Carlo dan semifinal di Beograd.
Sebaliknya, Nadal sukses memenangkan dua gelar di Roma dan Barcelona namun tersingkir di perempat final di Monte Carlo dan Madrid.
"Saya merasa sudah menemukan irama di lapangan tanah liat. Jadi, jika saya bisa bermain seperti melawan Sonego di babak semifinal, saya rasa saya bisa menjadi juara di Paris. Namun, itu tidak mudah," kata Djokovic.
Djokovic, saat ini telah mengantongi 18 gelar Grand Slam, tertinggal dua dari rekor 20 gelar milik Nadal dan Roger Federer.
Namun, dari 18 gelar milik Djokovic itu, hanya satu yang diraih di Roland Garros, pada 2016, kala Nadal mengundurkan diri di putaran kedua karena cedera pergelangan tangan.
Djokovic menyerah dari Nadal di laga final Prancis Terbuka 2020.
Sebelumnya, petenis Serbia itu tiga kali kalah di laga final Roland Garros, dua dari Nadal dan sekali dari Stan Wawrinka.
Di Prancis Terbuka tahun ini, Djokovic berpeluang mencatatkan namanya dalam buku sejarah dengan menjadi petenis putra pertama, dalam tempo lebih dari setengah abad, dan ketiga sepanjang sejarah, untuk memenangkan semua gelar Grand Slam lebih dari sekali. (AFP/OL-1)
Daniil Medvedev, bintang tenis dunia terjebak di Dubai akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Terancam absen di ATP Masters 1000 Indian Wells.
Duet Janice/Piter berhasil menghentikan langkah pasangan Marie Bouzkova (Rep Ceko) dan Ann Li (Amerika Serikat) melalui kemenangan straight set 7-6 (3) dan 6-3.
Daniil Medvedev menang dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-2 atas Felix Auger-Aliassime di laga semifinal Dubai Duty Free Tennis Championships.
Masuk ke lapangan dengan catatan buruk 0-11 melawan petenis peringkat lima dunia, Miomir Kecmanovic akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan tersebut dengan mengalahkan Alexander Zverev.
PETENIS Indonesia Janice Tjen masuk daftar peserta tunggal putri Indian Wells 2026, turnamen level WTA 1000, sekaligus berpeluang menambah pengalaman di ajang elite dunia.
Pertandingan putaran pertama Meksiko Terbuka ini merupakan laga pertama Alexander Zverev setelah tersingkir di semifinal Australia Terbuka 2026 oleh Carlos Alcaraz.
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved