Jumat 09 April 2021, 00:27 WIB

Jepang Bantah Prioritaskan Vaksin untuk Atlet Olimpiade

Ant | Olahraga
Jepang Bantah Prioritaskan Vaksin untuk Atlet Olimpiade

AFl
Ilustrasi

PEMERINTAH Jepang menegaskan bahwa mereka tidak akan memprioritaskan atlet Olimpiade dan Paralimpiade untuk menerima vaksin covid-19.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi sebuah laporan media yang menyebut bahwa pemerintah Jepang akan mempertimbangkan untuk memastikan agar atlet Olimpiade dan Paralimpiade bisa mendapat vaksinasi pada akhir Juni.

Pemberitaan itu mengundang amarah publik di media sosial. Namun Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato langsung membantah laporan tersebut dan mengatakan bahwa pemerintah tidak akan memprioritaskan para atlet untuk mendapat vaksin.

Seorang warganet menyebut bahwa atlet tidak memerlukan vaksin karena mereka masih muda dan sehat. Yang paling membutuhkan saat ini adalah pekerja medis, para lansia dan orang-orang yang menderita penyakit kronis. Untuk menjaga pasokan vaksin yang terbatas, warga biasa pun tidak mungkin mendapat giliran vaksin sebelum musim panas.

“Berikan (vaksin) kepada ibuku dulu. Semua atlet masih muda dan sehat,” kata salah satu pengguna Twitter.

“Ini sangat aneh mengingat kami tidak tahu apakah semua lansia akan menerima vaksin mereka pada pertengahan Juni. Lalu kalian akan memberikan semua atlet vaksin?” tulis Aoiumi2.

Sebanyak satu juta dari total populasi 126 juta warga Jepang telah menerima dosis pertama vaksin Pfizer--satu-satunya produsen vaksin korona yang telah mendapat izin di Jepang-- sejak Februari. Vaksinasi lansia baru akan dilakukan pekan depan.

Olimpiade 2020 Tokyo diragukan bisa digelar sesuai rencana setelah beberapa kegiatan uji coba atau test event diputuskan ditunda dan dibatalkan karena kekhawatiran pandemi.

CEO grup e-commerce Jepang Rakuten Inc Hiroshi Mikitani berpendapat bahwa tetap menyelenggarakan Olimpiade di tengah situasi pandemi merupakan hal yang berisiko.

“Sejujurnya, saya merasa Olimpiade Musim Panas ini terlalu berisiko. Saya menentangnya,” kata Mikitani.

Kendati begitu, masih banyak perusahaan Jepang yang tetap mendukung pergelaran Olimpiade yang akan dimulai 23 Juli itu, salah satunya adalah CEO Asahi Group Atsushi Katsuhi.

“Saya ingin Olimpiade dan Paralimpiade tetap berlangsung,” ujar Katsuki.

“Sayang sekali Olimpiade nanti akan dibatasi, tetapi kami tidak terlalu khawatir soal itu,” pungkasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Kemenpora Kaji Pelaksanaan Liga 1 dengan Penonton Terbatas

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Rabu 14 April 2021, 14:56 WIB
Zainudin mengatakan perlu kajian mendalam terkait pemberian izin penonton di Liga 1 dan 2 karena banyak yang harus...
David Berding/Getty Images/AFP

Cetak 31 Poin, Kevin Durant Bawa Nets Bungkam Timberwolves

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 14 April 2021, 14:54 WIB
Mencetak 31 poin sepanjang pertandingan merupakan salah satu performa terproduktif bagi Kevin Durant bersama...
Giuseppe CACACE / AFP

Sergio Perez Incar Podium di Balapan F1 GP Emilia Romagna

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 14 April 2021, 13:52 WIB
Pada balapan pembuka Formula 1 (F1) GP Bahrain, akhir Maret 2021 lalu, pembalap Red Bull Racing Sergio Perez finis di posisi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya