Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Mahfudin Nigara mengatakan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga (sport science) penting dalam menunjang prestasi oahraga di Indonesia.
Menurutnya, semua program latihan para atlet di Indonesia harus memiliki landasan sport science yang kuat.
"Semua harus pakai data, termasuk sport science agar prestasi bisa terukur dan direncanakan dengan baik," ujar Nigara.dalam lokakarya (workshop) IPTEK Olahraga yang digelar Kemenpora dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/9).
Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya, Hari Setijono mengatakan, salah satu elemen sport science yang bisa diterapkan ialah teknologi Biomekanika untuk menganalisa kemampuan gerak. Kemudian, kajian sport medicine untuk mengakselerasi kemampuan fisiologi dan pemanfaatan instrumen tes yang tepat bagi atlet.
"Itu adalah beberapa isu penting yang harus menjadi perhatian kita. Para pemangku kepentingan olahraga di Indonesia. Agar teori-teori tersebut tidak hanya berhenti di lemari akademik dan usang begitu saja. Tetapi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas," ujar Hari.
Ia menegaskan, sport science harus diterapkan untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga karena sport science mampu memprediksi dan membandingkan hasil dari tes yang dilakukan.
"Jangan terbalik, tes dulu baru menyusun program, selama ini masih menyusun program didahulukan baru tes, jadi tidak tepat," ucapnya.
Selain itu, sport science mampu memonitor hasil pelatihan yang telah dilakukan. Di sisi lain juga dapat digunakan sebagai penentu keputusan.Sport Science juga dapat dipakai untuk melakukan identifikasi bakat dan penentuan sasaran, serta sebagai bahan untuk memberikan motivasi.
Baca juga : Audisi Jadi Fondasi Penting Pembinaan
"Sport science dapat memonitor kenaikan dan penurunan performa atlet, memutuskan promosi dan degradasi berbasis data, dan dengan identifikasi tertentu dapat menentukan cabor yang tepat. Yang penting lagi adalah harus ada pemahaman yang sama, kalau pelatih tidak paham atau atlet tidak paham akan terjadi ketidaknyambungan dan akan menjadi lama berkembang," tuturnya.
Penelitian juga sangat diperlukan untuk pengembangan sport science dan kolaborasi dari berbagai lembaga peneliti sehingga secepatnya dapat diterapkan dengan tepat.
"LIPI banyak melakukan penelitian, termasuk bidang sport science, banyak dana di berbagai lembaga peneliti yang bisa dikerjasamakan, bisa dijajaki oleh Kemenpora," kata Kadek Heri Sanjaya, Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Dosen Pendidikan Jasmani Universitas Negeri Jakarta, Octavianus Matakupan mengatakan, diperlukan komitmen dari pemerintah, karena sebenarnya sport science sudah dibicarakan sejak era tahun 1980, bahkan sempat menggema di 1990, namun masih bersifat isu sporadis.
"Sport science sebanarnya sudah ada sejak 1980, tetapi sebatas heboh jika ada kegagalan prestasi lalu dianggap penting harus ada peran sport science," katanya.
Lebih jauh diperlukan keberlangsungan, penerapan yang terus menerus, hanya dengan kesinambungan hasil prestasi yang meningkat dapat diperoleh.
"Kata kuncinya, jangan berhenti, ada komitmen pemerintah untuk kontinuitas, hanya dengan menjaga penerapan secara terus menerus akan ada hasil. Saya melihat hasil Asian Games, SEA Games yang lalu bagus karena ada beberapa cabor yang kontinyu menerapkan sport science," pungkasnya. (RO/OL-7)
Menurut Diana Dewi, olahraga masyarakat bukan hanya soal gerak badan, tapi juga ruang jeda bagi warga untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Seluruh program, mulai dari pola latihan hingga perencanaan nutrisi, dirancang secara spesifik berdasarkan kondisi anatomi dan target personal masing-masing individu.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Rybakina akan menghadapi Iga Swiatek atau pemain kualifikasi asal Australi, Maddison Inglis.
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya dukungan terhadap potensi siswa madrasah. Kemenag akan mendorong pembentukan Direktorat Pendidikan Vokasional Madrasah
Menurut Prof. Tikki, Indonesia bisa meniru model Filipina yang menerapkan regulasi berbasis risiko, menjaga kualitas dan keamanan produk, serta melindungi anak di bawah umur.
Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh para perwira remaja TNI dan Polri.
UMY menyoroti seberapa jauh kontribusi yang telah dilakukan dan sesuai dengan prinsip inovasi berkeadaban.
Prof Yudian mengingatkan Civitas Akademika UIN Sumatra Utara untuk tidak mudah goyah oleh kelompok atau oknum yang ingin memecah belah bangsa Indonesia melalui Ideologi trasformasi lainnya.
Menurut Bappenas, sumber pertumbuhan baru tidak harus membangun dari nol, tapi membangun yang sudah ada, seperti ndustri pesawat terbang yang sudah dirintis oleh BJ Habibie.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved