Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGURUAN tinggi akan terus berinovasi terutama dalam bidang pendidikan yang berbasis kepada perkembangan IPTEK. Banyaknya perguruan tinggi yang berorientasi terhadap hal tersebut, termasuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk melindungi nilai mulia atas tujuan dari perguruan tinggi. Isu ini disadari dan dijadikan prioritas oleh UMY selama setahun terakhir ini, sehingga UMY berhasil meraih pencapaian atas inovasi yang bertanggung jawab, namun tetap memelihara aspek kemanusiaan yang berkelanjutan.
Melalui Laporan Tahunan Rektor yang akan dilaksanakan pada Sabtu (18/5) di ruang sidang gedung AR. Fakhruddin B, UMY menyoroti seberapa jauh kontribusi yang telah dilakukan dan sesuai dengan prinsip inovasi berkeadaban. Prinsip ini berdasarkan kepada seluruh proses yang telah dilakukan UMY, adalah demi meningkatkan kualitas hidup manusia yang selaras dengan kemajuan sektor sosial, ekonomi dan budaya di masyarakat. Pengimplementasian dari prinsip ini juga sebagai komitmen UMY untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, baik nasional maupun internasional.
Laporan Tahunan Rektor yang sudah menjadi agenda tahunan ini pun merupakan rangkaian dalam memperingati Milad UMY yang ke-43 sekaligus sebagai tolok ukur kinerja institusi. Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma, S.E., M.Ec. selaku Ketua Panitia Milad UMY menyampaikan jika kontribusi yang telah dicapai dikategorikan ke dalam beberapa aspek.
Baca juga : Kepala BPIP Dorong Generasi Milenial Pegang Teguh Pancasila sebagai Pengembangan Iptek
“Aspek akademik tentu saja menjadi capaian utama bagi UMY, namun terdapat juga beberapa penunjang yang sesuai dengan catur dharma perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Untuk akademik, capaian UMY telah direkognisi dan secara konsisten terus mengalami peningkatan dalam pemeringkatan oleh berbagai lembaga dunia, serta 14 prodi yang telah terakreditasi internasional,” ujar Dimas.
Jika dirincikan, UMY telah menerima pemeringkatan dan penghargaan dari QS World University Rankings #1201-1400 tingkat dunia dan #14 tingkat nasional, Times Higher Education Impact Rankings #601-800 tingkat dunia dan #12 tingkat nasional, UI GreenMetric #135 tingkat dunia dan #18 tingkat nasional, serta UniRank #17 Perguruan Tinggi Islam Dunia dan #5 Perguruan Tinggi Islam Nasional.
Capaian akademik UMY semakin didukung oleh akreditasi bagi prodi yang tidak hanya dinilai oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), namun juga oleh lembaga dan asosiasi perguruan tinggi internasional seperti ASEAN University Network (AUN) yang telah mengakreditasi 14 prodi UMY. Dimas menyebutkan bahwa capaian ini merupakan wujud terhadap standar global yang memiliki keterikatan tinggi dengan UMY.
Baca juga : Bappenas: Industri Pesawat Bisa Selamatkan RI dari Jebakan Negara Berpendapatan Menengah
Dimas yang juga Direktur dari International Program for Islamic Economics and Finance (IPIEF) UMY menambahkan bahwa beberapa aspek capaian UMY lainnya mencakup sumber daya manusia, keuangan dan aset, kemahasiswaan dan alumni, serta kerja sama internasional. Menurut Dimas, seluruh aspek ini selaras dengan pengembangan ilmu pengetahuan yang berkualitas dan berdasar kepada inovasi berkeadaban.
Peningkatan jaminan mutu yang dilakukan UMY dapat terukur dari jumlah luaran dalam kegiatan penelitian, pengabdian dan mobilitas civitas academika hingga di kancah internasional. Dalam satu tahun terakhir, terdapat 239 penelitian dan 47 pengabdian masyarakat yang telah dilakukan. Terdapat juga skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional oleh 155 mahasiswa di 5 negara, dan skema pertukaran mahasiswa dengan 784 mahasiswa asing yang datang serta 425 mahasiswa UMY yang berdiaspora ke luar negeri.
“Seluruhnya merupakan komponen strategi kinerja UMY, sekaligus bentuk tanggung jawab UMY dalam berinovasi. Namun tidak mengesampingkan keberlanjutan humanitas khususnya di UMY dan umumnya untuk masyarakat Indonesia dan dunia. Ini juga untuk mengarisbawahi peran UMY sebagai pusat pengetahuan dan inovasi yang memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas sosial ekonomi, lingkungan dan kesejahteraan manusia,” pungkas Dimas. (ID/RO/P-5)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya dukungan terhadap potensi siswa madrasah. Kemenag akan mendorong pembentukan Direktorat Pendidikan Vokasional Madrasah
Menurut Prof. Tikki, Indonesia bisa meniru model Filipina yang menerapkan regulasi berbasis risiko, menjaga kualitas dan keamanan produk, serta melindungi anak di bawah umur.
Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh para perwira remaja TNI dan Polri.
Prof Yudian mengingatkan Civitas Akademika UIN Sumatra Utara untuk tidak mudah goyah oleh kelompok atau oknum yang ingin memecah belah bangsa Indonesia melalui Ideologi trasformasi lainnya.
Menurut Bappenas, sumber pertumbuhan baru tidak harus membangun dari nol, tapi membangun yang sudah ada, seperti ndustri pesawat terbang yang sudah dirintis oleh BJ Habibie.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved