Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh para perwira remaja TNI dan Polri. Dia berpesan kepada perwira untuk selalu mengikuti perubahan-perubahan yang terkait dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan baru.
"Banyak hal-hal yang baru bermunculan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Saat ini banyak disrupsi berlangsung, revolusi 4.0 dan 5.0, digitalsiasi, otomatisasi dan kecerdasan buatan, ketegangan geopolitik dan perang dagang, perubahan iklim dan transisi energi semuanya berlangsung dengan sangat cepat," kata Jokowi pada Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri, di Halaman Depan Istana Merdeka, Selasa (16/7).
Kepala Negara mendorong para perwira menjadi pembelajar yang cepat dan terampil. Penguasaan juga tidak hanya terbatas di bidang pertahanan atau fisik semata.
Baca juga : Kepala BPIP Dorong Generasi Milenial Pegang Teguh Pancasila sebagai Pengembangan Iptek
Demikian pula di bidang penegakan hukum serta ketertiban dan keamanan, terdapat kejahatan transnasional, judi online, perdagangan orang, narkotika dan obat-obatan terlarang serta peretasan siber yang semakin canggih.
"Untuk itu saudara-saudara harus jadi sosok yang unggul, profesional, handal dan terampil, yang menguasai profesinya, yang bisa beradaptasi dengan cepat, yang terus meng-upgrade skill, dan menguasai teknologi termasuk teknologi digital dan kecerdasan buatan," kata Jokowi.
Dia katakan, para perwira merupakan bhayangkara negara dan pembela tanah air, menjadi tulang punggung pertahanan dan keamanan untuk melindungi.
Dia meminta para perwira mempersiapkan diri untuk mengabdi pada bangsa dan negara, selalu setia dan siap berkorban, memimpin dengan hati, berpegang Teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
"Pegang teguh tribrata dan catur prasetya polri. Haga kekompakan TNI dan Polri. Cintailah bangsamu, cintailah rakyatmu. Selamat berjuang dan bertugas, tunaikan janji baktimu," tandasnya. (Z-11)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya dukungan terhadap potensi siswa madrasah. Kemenag akan mendorong pembentukan Direktorat Pendidikan Vokasional Madrasah
Menurut Prof. Tikki, Indonesia bisa meniru model Filipina yang menerapkan regulasi berbasis risiko, menjaga kualitas dan keamanan produk, serta melindungi anak di bawah umur.
UMY menyoroti seberapa jauh kontribusi yang telah dilakukan dan sesuai dengan prinsip inovasi berkeadaban.
Prof Yudian mengingatkan Civitas Akademika UIN Sumatra Utara untuk tidak mudah goyah oleh kelompok atau oknum yang ingin memecah belah bangsa Indonesia melalui Ideologi trasformasi lainnya.
Menurut Bappenas, sumber pertumbuhan baru tidak harus membangun dari nol, tapi membangun yang sudah ada, seperti ndustri pesawat terbang yang sudah dirintis oleh BJ Habibie.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved