Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebastian Vettel frustrasi dengan hasil balapannya di Grand Prix HUT ke-70 Silverstone. Dia mengatakan strategi Ferrari tidak masuk akal dan membikin dirinya mengalami balapan yang sulit.
“Agak aneh. Ini jelas bukan hari terbaik bagi saya saat ini. Ini agak membuat saya frustrasi,” ungkap Vettel.
Pembalap asal Jerman itu turun ke posisi belakang pada lap pertama setelah berputar pada tikungan pertama, di GP Silverstone, tetapi dia dengan mantap mulai membuat kemajuan pada urutannya.
Dilansir dari Autosport, Vettel mengungkapkan kekesalannya di radio tim. Menurutnya, strategi Ferrari membuatnya terjebak dalam kemacetan dan tim telah mengacaukan balapan.
Pada akhirnya, Vettel tidak bisa lebih baik dari posisi ke-12, saat rekan setimnya Charles Leclerc memberikan penampilan baik dengan meraih posisi keempat.
"Kami berbicara pagi ini sebab tidak ada gunanya mengadu. Kami mendiskusikannya. Kami memakai ban keras, yang kemudian hanya menggunakan sekitar 10 lap, mungkin bahkan tidak. Jadi, itu tidak masuk akal,” ujar Vettel.
"Maksud saya, mengapa Anda menerapkan ban hard untuk 10 lap dan kemudian menempatkan ban medium untuk 20 lap? Saya kehabisan ban menjelang akhir balapan. Jadi, kita berbicara tentang itu. Saya kira bukan pekerjaan terbaik yang bisa kita lakukan hari ini,” tambahnya.
Apa yang Vettel alami di Silverstone terjadi seminggu setelah kesulitan yang hampir sama yang terjadi di Grand Prix Inggris di mana dia tidak pernah merasa nyaman dengan mobil itu. Meskipun kali ini dia lebih menyatu dengan SF1000, Vettel mengatakan bahwa mobil tersebut saat melaju di sirkuit tidak menunjukkan peningkatan apa pun.
“Sejujurnya, saya pikir kecepatan saya sama untuk kedua balapan di Silverstone. Saya tidak berpikir adanya peningkatan,” tukas Vettel.
Baca juga: Hamilton Sebut Ban Mobilnya Seperti Balon
Walau dia merasa sedikit lebih baik dari minggu lalu, tapi menurut Vettel, penampilannya tetap sama. "Kecepatannya sama dan itu jadi tanda tanya, tapi saya tidak bisa berbuat banyak," keluhnya.
Namun, Vettel tak ingin mengulas hal yang telah terjadi. "Saya harus mencoba untuk terus melakukan yang terbaik dan tetap tenang. Saya harus melihat ke depan untuk minggu depan,” lanjutnya.
Vettel mengaku telah melalui dua minggu yang sangat buruk karena tidak tahu apa yang terjadi dengan laju mobilnya.
“Saya mencoba melakukan sesuatu hari ini, tetapi cara saya berputar di lap pertama tidak membantu. Saya tidak tahu apa yang terjadi karena saya mencoba untuk menghindari masalah tetapi saya merasakan pukulan. Pasti itu mengekang dan itu membuat saya kehilangan pegangan dan putaran. Itu semua membuat saya terkejut,” pungkasnya. (Autosport/OL-14)
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Di Mercedes, Theo Pourchaire akan bekerja dalam ekosistem yang kompetitif bersama George Russell dan Kimi Antonelli.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
BALAPAN Formula 1 (F1) musim 2026 diprediksi akan menghadirkan drama dan kekacauan menyusul penerapan regulasi teknis serta mesin yang drastis. Ini kata Charles Leclerc.
Mulai musim 2026, Circuit de Barcelona-Catalunya tidak lagi memegang titel GP Spanyol, menyusul kepindahan status tersebut ke Madrid.
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved