Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA harus puas menempati peringkat keempat hingga hari terakhir SEA Games 2019 Filipina dengan raihan 72 medali emas, 84 perak, dan 111 perunggu.
kontingen Indonesia gagal wujudkan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi runner-up dalam ajang olahraga dua tahunan itu.
Meski begitu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, melihat jika target medali sanggup melebihi dari prediksi awal Tim Monev yang awalnya 45 medali emas menjadi 72 emas.
Ia pun mengapresiasi kontingen Indonesia yang berani mengirimkan komposisi 60% atlet junior. Tak hanya itu, ia pun membandingkan dengan capaian Indonesia yang saat dini berada di peringkat empat, lebih bagus satu peringkat dari SEA Games Malaysia 2017.
“Capaian medali kan tercapai, tetapi yang perlu diberikan perhatian pada olahraga sekarang ini ialah cabor olimpik, harus beri perhatian lebih,” ujar Marciano kepada Media Indonesia, Rabu (11/12).
Baca juga : Kemenpora akan Evaluasi Kelemahan Kontingen Indonesia
Marciano mengatakan jika cabor olimpiade seperti akuatik atau atletik di SEA Games 2019 belum bisa memberikan banyak medali dari banyaknya nomor yang ada.
“Padahal medali di akuatik itu sangat banyak, alangkah indahnya jika nanti renang kita bisa seperti di Singapura, dan kita harus mengarah kesana,” ucap Marciano.
“Kita harus memberikan perhatian terutama di sistem pelatihan, rekrutmen atletnya juga harus sejak awal sehingga bisa mempersiapkan atlet muda yang berpotensi jauh ke depan,” tambahnya.
Bentuk perhatian yang bisa diberikan Pemerintah ialah dengan mendorong penataan pelatihan dan kompetisi agar kesempatan bertanding lebih banyak.
“Pada akhirnya kita harus memberikan dukungan anggaran yang cukup. Karena mustahil kita tuntut maju, tapi logistiknya tak ada ya tak akan sampai,” tuturnya.
Ia mencontohkan lifter putri angkat besi, Windy Cantika Aisah yang masih berusia 17 tahun namun bisa mendapatkan medali emas dan mencetak rekor dunia junior.
“Maka, kita dorong kepada PB PABSI supaya prestasi sebenarnya untuk bisa jadi andalan Indonesia di masa mendatang,” tutur Marciano. (OL-7)
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
ISFEX 2025 digelar di ICE BSD 6-9 November, menghadirkan 100 exhibitor dan turnamen olahraga internasional untuk dukung ekosistem olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved