Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bersandar di pelabuhan. Pelni menjadi operator pelayaran dalam program mudik gratis Lebaran 2026 bagi warga Batam.

Hendri Kremer
05/3/2026 16:13
Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bersandar di pelabuhan. Pelni menjadi operator pelayaran dalam program mudik gratis Lebaran 2026 bagi warga Batam.
Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bersandar di pelabuhan. Pelni menjadi operator pelayaran dalam program mudik gratis Lebaran 2026 bagi warga Batam.(Dok Istimewa)

PROGRAM mudik gratis bagi warga Batam kembali digelar menjelang Idulfitri 2026. Tahun ini, dua sponsor menyiapkan total 450 kursi kapal laut untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman tanpa biaya transportasi.

Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan kedua program tersebut telah terkonfirmasi bekerja sama dengan Pelni sebagai operator pelayaran.

Program pertama berasal dari Persero Batam yang menyediakan 250 kursi untuk rute Batam–Belawan. Keberangkatan dijadwalkan pada 16 Maret 2026 menggunakan KM Kelud.

Berikutnya, Telkomsel menyediakan 200 kursi bagi pemudik dengan tujuan Batam–Tanjung Priok yang dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026.

Dia menjelaskan, untuk pelayaran 16 Maret ke Belawan disiapkan 250 kursi oleh Persero Batam. Sementara itu, keberangkatan 18 Maret menuju Tanjung Priok difasilitasi Telkomsel dengan kuota 200 penumpang. Secara keseluruhan, jumlah tiket mudik gratis yang tersedia tahun ini mencapai 450 kursi, Pelni hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi. Sementara proses pendataan, seleksi, hingga penetapan peserta sepenuhnya dilakukan oleh masing-masing sponsor.

“Pemesanan dan pendataan peserta dilakukan oleh sponsor. Kami hanya mencetak tiket setelah daftar nama penumpang diserahkan kepada kami,” kata dia, Ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/3).

Program ini diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Setiap keluarga diperbolehkan mendaftar maksimal lima orang dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK). Peserta juga tidak boleh terdaftar dalam program mudik gratis lain yang diselenggarakan BUMN maupun instansi pemerintah.

Untuk program dari Persero Batam, pendaftaran telah dibuka sejak 18 Februari 2026 secara daring melalui tautan yang disediakan panitia dan akan ditutup otomatis apabila kuota terpenuhi.

Masyarakat yang berminat diimbau segera berkoordinasi dengan pihak sponsor agar tidak kehabisan kuota. Mengingat setiap tahun, antusiasme warga terhadap program mudik gratis menjelang Lebaran cukup tinggi.

“Karena kuota terbatas, calon peserta sebaiknya mendaftar lebih awal dan memastikan data sesuai identitas resmi,” ujarnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya