Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Libur Lebaran 2026, Praktik Parkir Liar Muncul di Kawasan Jembatan Barelang Batam

Hendri Kremer
24/3/2026 23:37
Libur Lebaran 2026, Praktik Parkir Liar Muncul di Kawasan Jembatan Barelang Batam
Spanduk tarif parkir liar di jembatan Barelang, Batam.(Dok. MI)

PRAKTIK parkir liar kembali ditemukan di kawasan Jembatan Barelang Batam  saat momen libur Lebaran 2026. Aktivitas tersebut dikeluhkan pengunjung karena dinilai meresahkan dan tidak sesuai aturan.

Sejumlah wisatawan mengaku dimintai uang parkir oleh oknum tidak dikenal ketika berhenti di sisi jembatan untuk menikmati pemandangan maupun berfoto. Padahal, tidak terlihat adanya petugas resmi ataupun rambu yang menunjukkan area tersebut merupakan lokasi parkir yang dikelola secara sah.

Salah satu pengunjung, Soekanto, 41, mengungkapkan bahwa dirinya dimintai uang parkir sebesar Rp10.000 per kendaraan, meski hanya berhenti dalam waktu singkat.

“Saya berhenti sebentar untuk foto, tiba-tiba ada yang datang dan langsung minta uang parkir,” ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (24/3).

Dia juga menyoroti adanya ketidaksesuaian antara tarif yang diminta dengan nominal yang tertera pada karcis yang diberikan.

“Di karcis tertulis Rp5.000, tapi diminta Rp10.000. Ini jelas tidak sesuai,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia di lapangan, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat terparkir di bahu jalan jembatan. Beberapa orang tampak mendatangi pengendara satu per satu untuk meminta uang parkir tanpa mengenakan atribut resmi.

Warga sekitar menyebut praktik parkir liar tersebut kerap muncul saat momen libur panjang. Pada hari biasa, aktivitas serupa jarang terlihat, namun saat kawasan dipadati wisatawan, oknum-oknum tertentu memanfaatkan situasi untuk menarik pungutan.

Kondisi ini dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus mencoreng citra pariwisata Batam. Selain berpotensi merugikan secara finansial, keberadaan parkir liar juga dikhawatirkan mengganggu arus lalu lintas di atas jembatan.

Sebagai salah satu ikon wisata Batam, Jembatan Barelang menjadi tujuan favorit wisatawan setiap musim liburan. Oleh karena itu, pengunjung berharap adanya penertiban dari pemerintah dan aparat terkait agar kawasan tersebut tetap aman, tertib, dan bebas dari praktik parkir ilegal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Batam, Leo Putra, ketika dihubungi terkait persoalan ini belum memberikan konfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Pemerintah Kota Batam terkait temuan praktik parkir tak resmi di kawasan tersebut. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya