Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAL puasa, harga komoditas kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur masih belum mengalami penurunan. Kenaikan tersebut terjadi pada, cabai merah, bawang merah, daging ayam, telur, daging sapi, beras, minyak goreng, bawang putih dan sayuran.
Nurjanah, 44, warga Mangkubumi, Kota Tasikmalaya mengatakan, harga berbagai kebutuhan pokok di pasar tradisional saat awal puasa semua kebutuhan masih tetap bertahan dan belum ada perubahan harga. Kenaikan bahan pokok terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam dan beras premium.
"Kebutuhan pokok yang terjadi sekarang ini banyak dikeluhkan pembeli karena naiknya cukup signifikan seperti cabai rawit merah Rp 100 ribu, cabai merah lokal Rp65 ribu, cabai merah japlak Rp 95 ribu, cabai merah kriting Rp70 ribu dan cabai domba Rp80 ribu perkg. Namun, sayuran mulai terong, buncis, wortel, bunga, tomat naik Rp1.500," katanya, Kamis (19/2/2026).
Ia mengatakan, kenaikan bahan pokok di sejumlah pedagang awal puasa semuanya masih bertahan seperti daging sapi dijual Rp 150 ribu perkg, daging ayam Rp45 ribu perkg belum ada perubahan, tetapi malah harga sayuran merangkak naik. Kenaikan di awal bulan puasa, seharusnya pemerintah daerah melakukan langkah agar harga bisa dikendalikan.
"Harga kebutuhan pokok merangkak naik mulai bawang merah Rp43 ribu, bawang putih semula dijual Rp40 ribu naik Rp47 ribu, daging ayam Rp 45 ribu, daging sapi Rp150 ribu per kg. Namun, beras kualitas premium dijual Rp14 ribu hingga Rp17 ribu per kg, minyak goreng curah Rp20 ribu perkg, minyakkita Rp 18.500 perliter," ujarnya.
Sementara itu, penjual daging sapi pasar Singaparna, Solihin, 55, mengatakan, harga kebutuhan sapi potong di awal puasa belum ada perubahan lantaran sekarang ini harga di beberapa kios pedagang seharga Rp150 ribu per kg. Kenaikan yang terjadi tersebut, jelang ramadan dan awal puasa bagi pedagang masih bertahan meski pembeli tidak begitu banyak.
"Kenaikan harga daging sapi yang terjadi di setiap daerah bagi para pedagang selama ini tetap bertahan. Namun, kenaikan harga daging sapi memang sudah lama terjadi semula Rp110 ribu perkg naik Rp125 ribu menjadi Rp 150 ribu belum berubah kenaikan daging biasanya kembali turun hingga naik lagi jelang Idulfitri," paparnya. (H-2)
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Pemerintah membantah klaim bahwa harga daging kerbau beku di pasaran jauh melampaui harga acuan pembelian (HAP) konsumen sebesar Rp80.000 per kilogram.
Pemerintah telah menetapkan koridor harga daging sapi di tingkat konsumen dalam rentang Rp105.000 hingga Rp140.000 per kg.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi, tetapi juga daging kerbau impor yang beredar di pasar.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved