Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKIRAAN cuaca pada Sabtu (31/1) ada tiga wilayah kabupaten di Bali yang berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dengan level peringatan siaga. Ketiga kabupaten tersebut, yakni Bangli, Gianyar dan Kabupaten Klungkung. Sedangkan, dua kabupaten lainnya yakni Badung dan Tabanan hanya berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Rilis dari BMKG Wilayah III Denpasar juga menyebutkan, peringatan dini angin kencang yang berpotensi melanda Kabupaten Badung, Gianyar, Klungkung serta Kota Denpasar. Peringatan dini angin kencang di empat kabupaten ini juga diperkirakan masih akan berlanjut hingga Minggu (1/2).
Sementara itu secara terpisah, BPBD Provinsi Bali memperkuat peringatan dini banjir di Tukad Badung Denpasar dengan memasang enam unit sirene Early Warning System (EWS) di sepanjang aliran sungai tersebut. Langkah ini upaya melindungi warga dari risiko banjir.
“Sirene ini dirancang sebagai penanda dini ketika debit air meningkat dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Gede Teja, Jumat (30/1).
Menurut Gede Teja, keberadaan EWS ini harus diikuti dengan pemahaman masyarakat. Saat sirene berbunyi, warga diimbau segera meningkatkan kewaspadaan, menjauhi bantaran sungai, memantau kondisi air, dan bersiap melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila situasi memburuk.
Ke depan, lanjut Teja, sistem peringatan dini ini akan diperluas ke titik-titik rawan banjir di kabupaten lain di Bali. Langkah ini menegaskan pendekatan BPBD Bali yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi memastikan peringatan dapat dipahami, direspons, dan benar-benar menyelamatkan.
“Peringatan dini bekerja efektif ketika masyarakat tahu apa yang harus dilakukan,” imbuh Gede Teja. (RS)
Sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir, kata dia, akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).
CUACA ekstrem yang terjadi berhari-hari mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur di Kota Bogor. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur merata selama dua hari membuat jalan retak.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ibu Kota dan sekitarnya sejak Rabu (28/1) malam menyebabkan banjir Jakarta akibat debit air sungai meluap. Ini update banjir Jakarta hari ini.
BMKG memprediksi adanya cuaca ekstrem di Indonesia yang umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat pada 27 Januari-29 Januari 2026.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi pada akhir Januari 2026 memaksa 15.335 jiwa warga mengungsi ke sejumlah lokasi aman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut.
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved