Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH rumah dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) kemarin.
Sebelumnya, gempa berkekuatan M4.5 terjadi pada, Selasa (27/1), pukul 13:15:32 WIB, berpusat di darat pada jarak 16 km arah Timur Bantul, DIY, dengan kedalaman 11.0 km.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata menyampaikan, ada 10 unit bangunan rusak, yaitu di Kecamatan Tanjungsari, Gedangsari, dan Nglipar. Bangunan yang rusak adalah balai pedukuhan, musala hingga rumah warga.
Kerusakan mencakup atap bangunan dan ada pula dinding yang retak. Nilai kerugiannya total ditaksir sekitar Rp4 juta.
Di Kabupaten Bantul, tiga rumah yang mengalami keruskan, yaitu dua rumah plafonnya jatuh dan satu rumah dindingnya retak. Kerusakan tersebut diperbaiki secara mandiri oleh warga.
Di Kecamatan Prambanan, sebuah teras rumah ambruk menimpa dua orang. Korban terluka di bagian kepala dan sudah dalam kondisi pemulihan.
Sementara itu, hingga Rabu (28/1) pagi pukul 10.15 WIB, Stasiun Geofisika Sleman mencatat telah terjadi gempa susulan sebanyak 121 gempa susulan dengan kekuatan terbesar M2.4 dan tren frekuensi kejadian gempa susulan masih variatif. (AT/E-4)
Gempa tektonik magnitudo 6,4 berpusat di Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga DIY dan Jateng. Sejumlah perjalanan kereta api sempat dihentikan sementara.
DUA kali gempa bumi dirasakan oleh masyarakat yang tinggal terutama di Jawa Bagian Selatan, Selasa (27/1).
STASIUN Geofisika Sleman mencatat, Gempa Bantul M4.5 pada Selasa, 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB diikuti oleh ratusan gempa susulan.
BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa maupun gempa susulan.
Gempa bumi magnitudo 5,9 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, terjadi pada pukul 05.55 WIB.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,2, Selasa (24/2). Namun, dilaporkan tidak ada dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Kepala BMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menyampaikan bahwa episenter gempa berada di darat pada koordinat 6,75 LS dan 106,57 BT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved