Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 30 daerah Rabu (28/1) sehingga diminta warga untuk waspada bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Pada pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura dan Jawa Tengah bagian timur, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan semakin meningkat dan bahkan 30 daerah di Pantura, Solo Raya, Jawa Tengah bagian selatan berpotensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.
Selain air laut pasang (rob) meningkat di perairan utara, juga berlangsung gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di seluruh kawasan perairan tersebut, bahkan di perairan selatan Jawa Tengah gelombang tinggi mencapai 2,5-4 meter hingga berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang.
"Awas bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, akibat cuaca ekstrem masih berpotensi di 30 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Rabu (28/1).
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Risca Maulida, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Pati, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Surakarta, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lain du Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, menurut Risca Maulida, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengunguapkan selain cuaca ekstrem, gelombang tinggi juga masih berlangsung di perairan Jawa Tengah sehingga diminta penggiat di perairan tersebut untuk waspada, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.
"Air laut pasang (rob) juga kembali naik di perairan utara dengan ketinggian maksimum 0,9 meter pada pukul 17.00-19.00 WIB, berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah," ujar Sediyanto. (H-2)
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
STASIUN Meteorologi pada BMKG Yogyakarta mengimbau masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta waspada cuaca ekstrem hingga 25 Januari mendatang.
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 6 Maret 2026 menurut BMKG, cuaca ekstrem berpotensi merata di 34 daerah di Jawa Tengah Jumat (6/3) bahkan hujan badai masih berlangsung.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 5 Maret 2026, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMK cuaca ekstrem akibat bibit siklon 90S yakni hujan lebat di 32 wilayah
BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah hari ini 4 Maret 2026 bahwa 31 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem akibat siklon 90S.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved