Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Flores Timur Ambruk Tertimpa Pohon

Palce Amalo
13/1/2026 16:41
Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Flores Timur Ambruk Tertimpa Pohon
Rumah warga tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang di Flores, Nusa Tenggara Timur.(Istimewa)

CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir. 

Angin kencang mengakibatkan sebuah rumah milik warga di RT 12/RW 01 Desa Leraboleng, Kecamatan Titehena, ambruk rata dengan tanah setelah tertimpa pohon beringin besar akibat angin kencang, Senin (12/1) sekitar pukul 11.00 Wita. 

Rumah tersebut milik Mikael Koli Kumanireng. Mikael menuturkan, peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat hujan dan angin kencang melanda wilayah tersebut. Saat itu, ia baru saja pulang dari kebun mengurus ternak.

“Cuaca hujan dan angin sangat kencang. Saya baru masuk rumah, tiba-tiba pohon beringin besar di samping rumah tumbang dan menimpa rumah hingga hancur,” ujar Mikael saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

Ia berhasil menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah. Namun nahas, istrinya yang sedang memasak di dapur tidak sempat keluar dan tertimbun reruntuhan bangunan.

“Saya lari menyelamatkan diri, tapi istri saya yang sedang masak di dapur tertindis runtuhan. Warga yang melihat kejadian itu langsung datang membantu,” katanya.

Berkat kesigapan warga sekitar, sang istri berhasil dievakuasi dan selamat. Tidak ada korban jiwa, namun rumah korban mengalami kerusakan total dan tidak dapat dihuni lagi.

Sebelumnya, pada Minggu (11/1) sekitar pukul 22.00 Wita satu rumah warga lainnya di RT 01/RW 01 Dusun Ile Gorang, Desa Watowara-Lato, Kecamatan Titehena, juga dilaporkan porak-poranda diterjang angin kencang.

 Rumah milik Frans Sang Hayong mengalami kerusakan parah pada bagian atap setelah angin kencang menghantam bangunan saat hujan deras dan listrik padam.

Kejadian tersebut berlangsung saat penghuni rumah sudah tertidur. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi rumah berdinding bambu itu rusak berat dan penghuninya terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga.

Sementara itu, Sekretaris Desa Leraboleng, Petrus Kanisius Belawa Kelen, membenarkan kejadian terbaru tersebut dan mengatakan pihak desa tengah menyiapkan laporan resmi untuk diteruskan kepada Bupati Flores Timur.

Melihat rangkaian kejadian ini, warga berharap adanya perhatian serius serta bantuan dari pemerintah daerah, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat hingga tidak layak huni. (PO/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik