Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan air bersih hingga 186.000 liter bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, sebagai respons cepat atas krisis kebutuhan dasar yang muncul pascabencana.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan, penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas Baznas dalam penanganan situasi tanggap darurat bencana.
“Dalam kondisi darurat, akses terhadap air bersih sering terputus, padahal air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup para penyintas,” kata Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (15/1).
Ia menambahkan, ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian masyarakat terdampak bencana.
“Baznas memandang pemenuhan air bersih sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, intervensi ini kami lakukan secepat mungkin sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Saidah.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, Saidah menyampaikan, Baznas RI juga melakukan pipanisasi air bersih di Dusun 3 Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinang Sore, Kabupaten Tapanuli Tengah. "Upaya ini dilakukan untuk memulihkan akses air bersih masyarakat secara lebih berkelanjutan," jelas Saidah.
"Tidak hanya itu, kami (Baznas) turut melakukan perbaikan sumur bor dan mesin air di tiga kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah untuk mengoptimalkan kembali sumber air yang sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan akibat kerusakan," tambahnya.
Saidah berharap, perbaikan sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan tidak hanya dalam masa tanggap darurat, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan, seluruh bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang dikelola Baznas RI dan disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan.
Ia menambahkan, Baznas RI akan terus memantau kebutuhan lanjutan masyarakat di wilayah terdampak sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mendampingi warga sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan pascabencana.
“Baznas ada untuk Sumatra. Melalui dukungan para muzaki serta sinergi dengan berbagai pihak, Baznas berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih hingga proses pemulihan pascabencana,” tegas Saidah. (H-2)
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung penyediaan sarana air bersih di sejumlah wilayah di Indonesia.
Upaya pengiriman air bersih untuk warga di wilayah Lopon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berubah mencekam setelah sopir truk tangki menjadi sasaran tembakan
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota DepokĀ
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Di dalam rumah yang masih digenangi lumpur sisa bencana, ditemukan banyak jejak kaki mencurigakan.
Psikolog klinis Anna Aulia mengungkap mengapa warga desa lebih cepat bangkit pascabencana banjir dibanding warga kota. Simak analisis daya tahan psikologisnya.
Penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang pindah dari tenda ke hunian sementara (huntara) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Desa Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang.
Ibas mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap agar pengungsi tidak terlalu lama berada di tenda darurat.
Human Initiative memaparkan arah dan rencana pemulihan Sumatra. Pihaknya menyusun rencana itu berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pendekatan kawasan.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved