Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

PAM Jaya Kejar Target 100 Persen Akses Air Bersih di Jakarta pada 2029

Basuki Eka Purnama
19/3/2026 06:08
PAM Jaya Kejar Target 100 Persen Akses Air Bersih di Jakarta pada 2029
Ilustrasi--Petugas PAM Jaya memeriksa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mookervat di Daan Mogot, Jakarta, Senin (22/8/2022).(ANTARA/Aprillio Akbar)

PAM Jaya berkomitmen mengakselerasi perluasan jangkauan layanan air bersih agar mampu mengover seluruh wilayah DKI Jakarta secara total pada 2029. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap tantangan lingkungan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar warga ibu kota.

Direktur Strategis & Bisnis PAM Jaya, Anugrah Esa, menyatakan bahwa percepatan layanan air perpipaan merupakan kunci untuk menjaga keberlanjutan Jakarta. 

Target utamanya adalah memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses air layak konsumsi dalam lima tahun ke depan.

“Percepatan layanan air perpipaan menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat Jakarta,” ujar Anugrah Esa di Jakarta, Rabu (18/3).

Menjaga Lingkungan dan Mendukung SDGs

Upaya masif ini tidak hanya berfokus pada pelayanan publik semata. Anugrah menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan target global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin akses air bersih dan sanitasi. 

Selain itu, perluasan jaringan pipa ini memiliki misi ekologis yang krusial: menekan ketergantungan warga terhadap air tanah. 

Sebagaimana diketahui, eksploitasi air tanah yang berlebihan selama ini menjadi faktor utama penyebab penurunan muka tanah (*land subsidence*) di Jakarta yang kian mengkhawatirkan.

Strategi Pencapaian dan Inovasi

Untuk merealisasikan target ambisius tersebut, PAM Jaya telah menyiapkan sejumlah peta jalan strategis, di antaranya:

  • Perluasan Jangkauan: Memastikan pipa distribusi menjangkau seluruh sudut wilayah Jakarta.
  • Penambahan Pelanggan: Menargetkan sekitar dua juta pelanggan baru untuk beralih ke air perpipaan.
  • Revitalisasi Infrastruktur: Melakukan perbaikan dan pembaruan jaringan pipa lama secara bertahap untuk menjaga kualitas distribusi.

Menariknya, PAM Jaya juga memperkenalkan inovasi berupa penggunaan teknologi penyaring air atau water purifier. 

Anugrah menjelaskan bahwa secara regulasi, air hasil olahan instalasi PAM Jaya sebenarnya sudah memenuhi standar air minum Kementerian Kesehatan. Namun, usia pipa yang tua seringkali menurunkan kualitas air saat sampai ke keran pelanggan.

"Water purifier ini menjadi solusi perantara dan dengan alat tersebut, air pipa bisa langsung diminum tanpa perlu membeli air kemasan sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Melalui integrasi infrastruktur dan inovasi teknologi, PAM Jaya optimistis target 100 persen akses air bersih dapat tercapai tepat waktu, bahkan lebih cepat dari rencana awal. 

"Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan di Jakarta," tutup Anugrah. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik