Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya melakukan groundbreaking ceremony atas pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (12/4).
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, IPA Buaran III memiliki kapasitas 3000 liter per detik (lpd) yang akan melayani 226.500 sambungan rumah. Rencananya, IPA tersebut akan mulai beroperasi pada Maret 2025.
Adapun rencana cakupan wilayah pelayanannya yaitu meliputi Kecamatan Kramat Jati, Kecamatan Makasar, Kecamatan Cipayung, Kecamatan Ciracas, Kecamatan Pasar Rebo dan sebagian Kecamatan Jatinegara.
Baca juga : PAM Jaya Lakukan Penyesuaian Tarif Pelanggan di Jakarta Utara
Arief melanjutkan, pembangunan IPA Buaran III ini merupakan hasil kerja sama bundling antara PAM JAYA dan PT Moya Indonesia pertanggal 14 Oktober 2022.
Skema bundling yaitu skema pembiayaan investasi dengan memperhitungkan optimalisasi aset eksisting.
Baca juga : PAM JAYA Optimis Penuhi Target Sambungan Baru Cukup Besar Setiap Tahun
Sebagaimana hal ini sesuai dengan Nota Kesepakatan No. 1/2022 antara Kemendagri, Kementerian PUPR & Pemprov DKI Jakarta tentang Sinergi dan Dukungan Penyelenggaraan SPAM, dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 7/2022 tentang Penugasan ke PAM Jaya mempercepat peningkatan SPAM.
"Konkritnya untuk pembiayaan investasi penyediaan aset baru, PT Moya Indonesia akan membangun IPA Buaran III dan membiayai jaringan distribusi untuk mendukung SPAM Jatiluhur-Hulu, SPAM Karian Serpong dan IPA Buaran III," ujarnya.
Arief melanjutkan, PAM Jaya menargetkan 100 persen cakupan pelayanan air perpipaan pada 2030. Salah satu cara mencapainya yaitu dengan mengembangkan SPAM.
“PAM Jaya akan menghadirkan kedaulatan air di DKI Jakarta. Sebagai bagian dari negara, tentu saja kami berkomitmen untuk terus berorientasi pada pelayanan dan bukan bisnis semata,” ucap Arief.
Sementara itu, Kepala Badan Pembina (BP) BUMD DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono mengatakan bahwa perlu terobosan, inovasi dan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan kedaulatan air di Jakarta.
"Kedaulatan air adalah mimpi kita semua. Sebab akses air perpipaan merupakan upaya menyukseskan Jakarta sebagai kota global," pungkasnya.
Adapun, dalam acara groundbreaking tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Joko Agus Setyono serta Ketua dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) Air Minum DPRD DKI Jakarta. (Z-5)
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved