Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGUYUR hujan lebat dalam 2,5 jam, sejumlah kawasan di Kota Semarang terendam banjir dengan ketinggian 10-60 centimeter, akibatnya banyak warga yang baru pulang kerja terjebak banjir hingga kendaraan yang mereka kendarai mogok.
Pantauan Media Indonesia hingga Kamis (8/1) malam, sejumlah ruas jalan dan beberapa kawasan di Kota Semarang masih terendam banjir.
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Semarang terendam banjir seperti Kawasan Kota Lama, bundaran Museum Kota Lama (Bubakan), Jalan dr Cipto, Jalan Kartini dan Jalan Mayjend Sutoyo setinggi 20 centimeter, selain itu kawasan Kaligawe, Genuk dan Gayamsari juga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi 10-60 centimeter.
"Saya baru pulang kerja pukul 17.00 WIB, hujan masih deras mengguyur dan nekat pulang tapi terjebak banjir di Bubakan hingga mengakibatkan motor mogok," kata Kurniawan, warga Kauman, Kota Semarang.
Hal serupa juga diungkapkan Bagio, warga Kaligawe, Kota Semarang yang mengaku terjebak banjir saat hendak pulang ke rumah. Meskipun kendaraanya tidak sampai mogok namun Bagio terpaksa menuntun kendaraan karena jalan terendam air cukup tinggi hingga kendaraan sulit melintasi genangan tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto mengatakan genangan air terjadi di sejumlah kawasan di Kota Semarang tersebut terjadi akibat hujan lebat mengguyur daerah ini Selana 2,5 jam, namun sejauh itu belum terpantau ada yang mengakibatkan tenggelam.
Meskipun demikian, lanjut Endro, seluruh petugas telah diturunkan untuk melakukan pemantauan, sehingga ketika banjir terus meninggi akan segera diambil tindakan dengan melakukan evakuasi.
"Kalau penyebab dan penanganan genangan atau banjir sendiri coba tanyakan ke DPU," tambahnya.
Hujan lebat mengguyur sejumlah kawasan di Kota Semarang, ungkap Endro Pudyo Martanto, pada awalnya turun sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Tirto Agung–Padangsari, kemudian pada pukul 16.00 WIB meluas ke wilayah Kalipancur, Bongsari, Silandak–Purwoyoso, Menoreh, Ngaliyan, Mijen, dan BSB,
Selain itu hujan juga mengguyur pusat kota, ujar Endro, seperti ruas jalan Gajahmada, Thamrin, Patimura, serta wilayah pesisir dan timur Kota Semarang seperti Pengapon, Pelabuhan, Kota Lama, Kaligawe, dan Kecamatan Tugu.
"Di sejumlah kawasan hujan lebat juga disertai angin kencang dan sambaran petir," tuturnya. (Z-1)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan Posko Terpadu Lebaran 2026 sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
SEORANG supir truk meninggal dunia terlindas kendaraan sendiri setelah memarkirnya di jalan. Kecelakaan beruntut terjadi, Rabu (11/3), di Kabupaten Batang.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved