Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh akses jalan dan jembatan nasional di Aceh telah pulih secara fungsional, sesuai target yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 30 Desember lalu. Pemulihan ini menjadi tonggak penting pergeseran penanganan bencana dari fase tanggap darurat ke tahap awal pemulihan.
“Alhamdulillah semua target itu tercapai,” kata Kepala Pusat Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Kamis (1/1).
Ia menjelaskan, jalur lintas timur, tengah, dan barat Aceh kini telah terhubung, termasuk jalur-jalur penghubung antarwilayah yang sebelumnya terisolasi akibat longsor dan putusnya badan jalan.
“Dari Banda Aceh ke Medan via jalur timur, kemudian Banda Aceh-Naganraya via jalur barat, sampai penghubung Takengon, semuanya sudah terhubung secara fungsional,” ujarnya.
BNPB mencatat dari 361 titik longsoran, sebanyak 360 titik telah diperbaiki. Dari 16 jembatan yang sempat putus, 12 sudah diperbaiki dan empat lainnya dilengkapi jalur alternatif. “Secara fungsional ini sudah 100 persen bisa dilalui,” tegas Abdul.
Pulihnya akses darat ini dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan sektor energi, kelistrikan, dan komunikasi, khususnya di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Seiring dengan itu, jumlah daerah yang beralih ke status transisi darurat terus bertambah.
Hingga kini tercatat 23 kabupaten/kota telah memasuki fase tersebut, sementara tujuh daerah lainnya dalam proses penetapan.
“Semakin banyak daerah yang mulai berpindah ke transisi darurat, maka ini menunjukkan fase tanggap darurat sudah mulai bergeser ke fase awal pemulihan dan rekonstruksi,” kata Abdul.
BNPB menargetkan pemulihan sektor energi dapat dituntaskan pada pertengahan Januari, seiring rampungnya infrastruktur jalan dan jembatan utama. (P-4)
Ramadan 1447 H, PP GP Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan bencana Aceh melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak.
Pemerintah pusat harus segera menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang diskresi hukum guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan layanan dukungan psikososial bagi para siswa penyintas banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Mendagri Tito Karnavian meminta praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved