Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra telah meninggalkan dampak mendalam, baik pada kerusakan lingkungan maupun fasilitas publik. Menanggapi tantangan pemulihan tersebut, lembaga kemanusiaan ASAR Humanity resmi meluncurkan program Gotong Royong Negeri: Sumatra Bangkit Kembali. Program ini bertujuan menghidupkan kembali semangat kebersamaan sebagai kekuatan utama bangsa dalam menghadapi krisis.
Aksi perdana program ini dilakukan secara serentak di Provinsi Aceh, yang menjadi titik awal gerakan pemulihan lingkungan.
Fokus utama kegiatan meliputi pembersihan sisa-sisa material bencana dan pembukaan akses wilayah yang sempat terputus.
Untuk mempercepat proses tersebut, ASAR Humanity mengolaborasikan pengerahan alat berat dengan aksi fisik dari ratusan relawan yang terdiri dari masyarakat setempat, personel TNI-Polri, mahasiswa, serta pemerintah daerah.
Kick-off program ini menjangkau 10 desa di enam kabupaten, yakni Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Bireuen.
Beberapa lokasi spesifik di antaranya adalah Desa Air Tenang (Aceh Tamiang), Desa Rawe (Aceh Tengah), hingga Desa Lhok Nga (Pidie Jaya). Kehadiran relawan di desa-desa tersebut menjadi simbol harapan baru bagi warga yang terdampak.
Pj Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memberikan apresiasi tinggi saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, inisiatif ini sangat meringankan beban pemerintah daerah dalam mempercepat normalisasi wilayah.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada ASAR Humanity yang telah menggagas gerakan gotong royong ini dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Kehadiran ASAR Humanity sangat membantu proses pemulihan di wilayah terdampak. Harapannya kegiatan ini bisa segera dilakukan di tempat lain,” ujar Iskandar.
Sementara itu, Direktur Komunikasi dan Media ASAR Humanity, Purwadi Nugroho, menjelaskan bahwa pemilihan tema Gotong Royong bukanlah tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh hanya mengandalkan bantuan materi semata, tetapi juga harus menyentuh sisi psikologis dan sosial masyarakat.
“Gotong royong adalah DNA bangsa Indonesia. Melalui program Gotong Royong Negeri: Sumatra Bangkit Kembali, ASAR Humanity ingin memastikan bahwa proses pemulihan tidak hanya soal alat dan bantuan, tetapi juga tentang menghadirkan kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian antarwarga,” jelas Purwadi.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan alat berat hanya bersifat sebagai pendukung teknis. Inti dari gerakan ini tetap pada partisipasi aktif masyarakat. ASAR Humanity berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini ke wilayah lain di Sumatra, memastikan bahwa fondasi ketahanan masyarakat kembali kokoh melalui kolaborasi lintas elemen. (Z-1)
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
BENCANA memang sering hadir tanpa memberikan ruang memilih, tetapi cara manusia meresponsnya selalu lahir dari pilihan moral dan politik.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pemulihan pascabencana dapat berjalan karena kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan disebut saling bahu-membahu.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
PEMERINTAH mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra dengan menyiapkan langkah-langkah berbasis sains dan teknologi guna membangun ketahanan pascabencana.
PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana. Pemulihan ini ditandai dengan beroperasinya kembali 20 Gardu Induk (GI) yang ada di Aceh,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved