Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota

Rahmatul Fajri
22/12/2025 13:44
Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota
Ilustrasi(Dok.MI)

Kepolisian masih memburu pelaku pembunuhan terhadap pensiunan guru berinisial LI, 61, di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota

Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Syaiful Wahid menegaskan pihaknya masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. "Masih penyelidikan. Mohon doa, ya," kata Syaiful, ketika dihubungi, Senin (22/12).

Syaiful enggan merinci proses penyelidikan yang dilakukan. Ia juga tak menjawab soal apakah ada rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak pelaku. 

Syaiful menegaskan pihaknya akan mengerahkan semua kemampuan untuk mengungkap kematian LI. Syaiful mengaku akan mengusut tuntas dalang dan motif di balik pembunuhan tersebut. 

"Penyelidik sedang melakukan upaya serangkaian penyelidikan. Semua upaya sudah dan sedang di dalami. Kami pastikan kami all out untuk ungkap perkara ini," kata 

Sebelumnya, LI ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota pada Jumat (19/12). Berdasarkan kronologi awal, kejadian bermula sekitar pukul 04.20 WIB saat suami korban, YZ (62), pergi ke masjid untuk melaksanakan salat subuh. Korban saat itu tinggal sendirian di rumah dan berencana menyusul ke masjid.

"Sekitar pukul 05.20 WIB, suami korban kembali ke rumah dan mendapati sekring listrik dalam keadaan mati. Setelah menghidupkan listrik, saksi lain bernama Risnal yang datang untuk menjemput tas melihat korban sudah terbaring di halaman rumah dengan posisi memakai mukena ungu," ujar Syaiful ketika dihubungi, Sabtu (20/12).

Saat ditemukan, kondisi wajah korban sudah berlumuran darah dan tidak lagi bergerak. Saksi segera berteriak meminta pertolongan warga sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Guguak pada pukul 06.45 WIB.

Personel Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres 50 Kota segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya mukena ungu, tisu berlumuran darah, satu buah anting emas, serta tas sandang berisi uang tunai dan obat-obatan milik korban.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal oleh Dokter Yobi dari Puskesmas Padang Kandis, ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Terdapat luka terbuka yang diduga akibat hantaman benda tajam pada bagian dahi, dagu, telinga, dan bibir. Selain itu, ditemukan luka memar pada dada serta tangan kiri dan kanan korban.(P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya