Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Polisi Selidiki Kematian Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota

Rahmatul Fajri
20/12/2025 18:41
Polisi Selidiki Kematian Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota
Ilustrasi.(freepik)

PENSIUNAN guru berinisial LI, 61, ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, pada Jumat (19/12) pagi. 

Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP Syaiful Wahid menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 04.20 WIB saat suami korban, YZ (62), pergi ke masjid untuk melaksanakan salat subuh. Korban saat itu tinggal sendirian di rumah dan berencana menyusul ke masjid.

"Sekitar pukul 05.20 WIB, suami korban kembali ke rumah dan mendapati sekring listrik dalam keadaan mati. Setelah menghidupkan listrik, saksi lain bernama Risnal yang datang untuk menjemput tas melihat korban sudah terbaring di halaman rumah dengan posisi memakai mukena ungu," ujar Syaiful ketika dihubungi, Sabtu (20/12).

Saat ditemukan, kondisi wajah korban sudah berlumuran darah dan tidak lagi bergerak. Saksi segera berteriak meminta pertolongan warga sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Guguak pada pukul 06.45 WIB.

Personel Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres 50 Kota segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya mukena ungu, tisu berlumuran darah, satu buah anting emas, serta tas sandang berisi uang tunai dan obat-obatan milik korban.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal oleh Dokter Yobi dari Puskesmas Padang Kandis, ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Terdapat luka terbuka yang diduga akibat hantaman benda tajam pada bagian dahi, dagu, telinga, dan bibir. Selain itu, ditemukan luka memar pada dada serta tangan kiri dan kanan korban.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan penyebab pasti kematian, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan autopsi.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengungkap motif di balik kematian tragis pensiunan guru tersebut. Syaiful meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar perkara ini dapat segera terungkap.

"Perkara masih dalam proses penyelidikan mendalam. Kami mohon doanya agar kasus ini lekas terungkap," pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya