Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hujan Terus Menerus Bencana Hidrometeorologi Ancam Kalsel

Denny Susanto
21/12/2025 21:16
Hujan Terus Menerus Bencana Hidrometeorologi Ancam Kalsel
(MI/Denny Susanto)

Bencana hidrometeorologi semakin mengancam Kalimantan Selatan, seiring kondisi cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terus melanda sebagian besar wilayah tersebut. Saat ini tiga daerah di Kalsel yaitu Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Utara dan Banjar mengalami banjir.

"Berdasarkan laporan BMKG, Kalsel saat ini sudah memasuki puncak musim penghujan dimana curah hujan tinggi lebih 100 mm terjadi di sebagian besar wilayah terutama bagian barat Kalsel. Kita telah meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi ini," ungkap Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Gusti Yanuar Rifai,  dalam laporan kebencanaannya, Minggu (21/12).

Selain daratan, cuaca buruk juga melanda wilayah perairan dimana gelombang tinggi hingga 2,5 meter terjadi di perairan Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut, sehingga nelayan dan pengguna jasa pelayaran diminta waspada. Demikian juga dengan Sungai Barito mengalami kenaikan mencapai 2,8 meter saat pasang. 

Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara. Di Kabupaten Banjar banjir merendami wilayah empat desa pada tiga kecamatan yaitu Martapura Barat, Martapura Timur dan Astambul. Tercatat 303 rumah yang dihuni 335 keluarga atau 995 jiwa, terendam banjir dengan ketinggian air 50cm hingga 80 cm.

Di Kabupaten Balangan, banjir yang sempat merendami lebih 500 rumah pada empat kecamatan telah surut dan tersisa puluhan rumah warga di dataran rendah Desa Pimping, Kecamatan Lampihong. Banjir akibat luapan Sungai Balangan ini turun ke wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dipengaruhi luapan Sungai Nagara. 

Sungai Nagara saat ini masuk dalam kategori Bahaya (Merah) menurut data Balai Wilayah Sungai III Kalimantan bersama Sungai Riam Kiwa. Sementara sungai-sungai besar lainnya seperti Sungai Amandit, Sungai Balangan Lampihong dan Kanal Banjir Barabai dalam status Waspada.

Hujan deras yang terus turun menyebabkan sejumlah wilayah di Banjarmasin terutama Banjarmasin Selatan tergenang. BPBD Kota Banjarmasin telah mendirikan Posko Siaga Darurat Bencana guna mengantisipasi banjir rob akibat pasang Sungai Barito dan curah hujan tinggi. (H-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik