Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN sesekali masih turun di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) meski cuaca panas dengan suhu rata-rata 25-35 derajat celcius melanda baru-baru ini. Kondisi itu membuat Kalsel terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Sejauh ini titik api masih aman dan belum ada Karhutla di Kalsel," kata Kepala Seksi Karhutla Dinas Kehutanan Kalsel Bambang, Rabu (26/4).
Bambang menambahkan hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara dari pantauan Media Indonesia beberapa hari terakhir, hujan biasanya turun pada sore dan malam hari, sementara saat siang, sinar matahari menyengat.
Baca juga: Kalimantan Tengah Siapkan Dana Rp100 Miliar Untuk Tangani Karhutla
Lebih jauh dikatakan Bambang, dalam beberapa tahun terakhir jumlah kejadian karhutla di Kalsel mengalami penurunan tajam seiring kondisi kemarau basah yang melanda wilayah Kalsel.
BPBD Kalsel mencatat pada 2022 jumlah hot spot berdasarkan citra satelit terpantau kurang dari 1.000 titik yang muncul di 13 kabupaten/kota. Turun dari 2021 sebanyak 1.086 titik api.
"Upaya maksimal kita laksanakan dalam penanganan karhutla. Mulai dari mitigasi hingga penanganan di lapangan saat terjadi karhutla," tutur Bambang.
Baca juga: 835 Bencana Sudah Terjadi, Didominasi Karhutla dan Hidrometeorologi Basah
Masyarakat secara swadaya membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan mengedepankan kearifan lokal. Patroli rutin dan sosialisasi langsung kemasyarakat langsung di wilayah rawan Karhutla oleh tim Manggala Agni dan Satgas darat BPBD.
"Kita lalukan sejak dini untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan serta akibatnya. Langkah strategis melalui keterlibatan TNI-Polri serta sektor swasta dan barisan pemadam kebakaran (BPK) milik masyarakat terbukti berperan.penting dalam penanganan karhutla," kata Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beberapa waktu lalu. (Z-6)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Karhutla kembali melanda kawasan hutan lindung Bukit Suligi di Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved